Hitay Siap Garap Proyek Geotermal Gunung Geureudong

Pihak perusahaan panas bumi, Hitay Holding dari Turki menyatakan siap menggarap atau mengeksplorasi

Hitay Siap Garap Proyek Geotermal Gunung Geureudong
Chairman Perusahaan Hitay Holding Turki, Mehmed emin Hitay berdialog dgn Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf tentang rencana investasi listrik panas bumi (geothermal) Kawasan Gunong Geredung Bener Meriah, di ruang rapat Gub, Senin (2/4) 

BANDA ACEH - Pihak perusahaan panas bumi, Hitay Holding dari Turki menyatakan siap menggarap atau mengeksplorasi dan mengeksplorasi proyek sumber panas bumi (geotermal) di Kawasan Gunung Geureudong, Bener Meriah untuk menjadi tenaga listrik guna dijual kepada pihak PLN.

Direktur Hitay Holding, Mehmed Emin Hitay menyampaikan hal ini kepada Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf saat ia menyerahkan dokumen perjanjian kerja sama (MoU) rencana ekspolrasi dan eksploitasi proyek itu kepada orang nomor satu di Aceh tersebut dalam pertemuan di ruang kerja gubernur di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (2/4) sore. “Kunjungan saya ini menjumpai gubernur sudah keempat kali. Ini menunjukkan bahwa rencana kami berinvestasi dalam bidang panas bumi di Gunung Geureudong, Bener Meriah sangat serius,” kata Mehmed Emin Hitay.

Didampingi Managing Director, Zulfia, Mehmed kepada Serambi seusai pertemuan itu menceritakan pihaknya sudah lulus untuk bisa ikut berkompetisi sebagai pelaksana eksploirasi dan eksploitasi proyek ini yang dibuka Kementerian ESDM berapa bulan lalu. Kemudian kata Zulfia, menurut pihak Kementerian ESDM hanya dua perusahaan yang lulus menjadi peserta kompetisi ini, yaitu Hitay Holding dan satu lagi KS Oko dari Cina.

Karena itu, kata Zulfia kedatangan mereka untuk bertemu gubernur guna mengucapkan terima kasih kepadanya karena sudah memberikan dukungan kepada mereka. Salah satunya Guberur Irwandi sudah melakukan penandatangan kesepakatan MoU tentang proyek itu dengan Hitay, sehingga perusahaan asal Turki ini bisa menjadi peserta kompetisi investasi proyek tersebut. “Semoga dengan pemberian dukungan itu, Hitay Turki yang dipilih Kementerian ESDM untuk menjadi pelaksananya,” ujar Zulfia.

Zulfia menambahkan jika mereka yang menang dalam investasi proyek tersebut, maka pihaknya akan mengeksploitasi panas bumi dalam perut bumi Gunung Geureudong mencapai 220 MW. “ untuk menghasilkan tenaga listrik sebesar itu, diperkirakan akan menghabiskan dana senilai 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 13 triliun,” sebut Zulfia.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Irwandi Yusuf meminta pihak Hitay tak hanya memfokuskan investasi di Aceh dalam bidang kelistrikan sumber panas bumi, tapi juga bidang lainnya, seperti bidang pariwisata, pelabuhan, dan transportasi. Karena itu, Irwandi menyarankan Mehmed dan rombongan berkunjung ke Sabang untuk melihat potensi investasi di sana, termasuk untuk proyek geotermal karena di sana juga ada juga ada sumber panas bumi.

Menanggapi hal ini, Mehmed dan rombongan menyatakan menunda pulang ke Jakarta besok, karena jadwalnya berkunjung ke Sabang hari ini, Selasa (3/4). Gubernur Irwandi pun memerintahkan beberapa stafnya dan pihak Dinas Investasi dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu menemani rombongan dari Turki itu berkunjung ke Sabang. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved