Breaking News:

Irwandi Ingatkan Kepala SKPA jangan Berpikir Kapan Diganti

Pascapsikotes tiga besar calon pejabat eselon II atau Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (P2JP) Lingkup Pemerintah Aceh

Editor: bakri
DOK SERAMBINEWS.COM
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf 

* Kerja Bagus, Pasti Dipakai

BANDA ACEH - Pascapsikotes tiga besar calon pejabat eselon II atau Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (P2JP) Lingkup Pemerintah Aceh pada hari Minggu (1/4) lalu, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mengingatkan agar para pejabat eselon II yang sedang menjabat saat ini jangan asyik berpikir kapan diganti.

“Soal pergantian atau mutasi pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Aceh itu, biar saya saja yang pikir, kapan dilaksanakan. Pejabat yang sedang menjabat saat ini bekerja saja terus dengan baik, maka saya tetap memakainya,” kata Irwandi kepada Serambi seusai rapat dengan Kepala SKPA dan KPA terkait percepatan pelaksanaan tender proyek APBA 2018,di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Senin (2/4).

Didampingi Jubir Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, Gubernur Irwandi Yusuf menegaskan, pergantian pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh akan dilakukan bertahap. Pertama, akan diisi dulu jabatan yang telah kosong. Misalnya, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Kadis BPBA, Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Perindag, dan lainnya.

Setelah mengisi yang kosong, kata Irwandi langkah berikutnya adalah mengganti yang pejabat yang berkinerja lemah, terutama dalam persiapan bahan-bahan dokumen proyek yang hendak ditender bebas mulai 5 April 2018.

“Proyek APBA 2018 sebanyak 2.872 paket dengan nilai 4,9 triliun rupiah itu, akan kita tender terbuka di website Pemerintah Aceh www.lpse.acehprov.go.id secara online,” ujar Irwandi.

Ia juga menjelaskan mengapa pengumuman lelang proyek APBA 2018 dilakukan pada 2 April 2018 di media cetak, itu tak lain supaya dokumen paket proyek yang hendak dilelang cepat disiapkan oleh SKPA dan KPA, PPTK, PPK pembantu, dan publik bisa mengoreksinya jika ada kesalahan.

Penyiapan dokumen proyek yang siap tender bebas, kata Irwandi, masuk dalam penilaian kinerja bagi para pejabat yang sedang menjabat saat ini. Oleh karena itu, pejabat yang sedang menjabat jangan takut diganti, kalau kerjanya bagus, maka akan dipertahankan. “Kapan ia diganti dengan pejabat eselon II yang sudah mengantre, itu jika kinerjanya kita nilai cenderung menurun,” tegas Irwandi.

Menurut Irwandi, janjinya sebagai Kepala Pemerintahan Aceh akan dia jalankan dan buktikan. “Karena itu, kami tekankan kembali, bekerjalah dengan baik dan bagus, jangan neko-neko, maka akan kami pakai.”

Ia sarankan, kalau masih ingin dipakai, maka tidak perlu terpengaruh dengan isu pergantian atau mutasi pejabat eselon II yang justru hanya akan membuat kinerja Pemerintah Aceh jadi lemah.

Rapim yang dilaksanakan Senin (2/4) kemarin dengan semua Kepala SKPA, kata Irwandi, adalah untuk memberitahukan kepada kepala SKPA dan jajarannya bahwa setelah 2.872 paket proyek APBA 2018 dengan nilai Rp 4,9 triliun diumumkan ke publik, langkah berikutnya adalah menyiapkan bahan-bahan paket proyek konstruksi, pengadaan barang, jasa, dan konsultan untuk bisa dilelang secara terbuka di LPSE pada 5 April 2018.

Pada 5 April mendatang, sebanyak2.872 paket proyek APBA 2018 itu, akan dimasukkan ke dalam website Pemerintah Aceh untuk dilelang secara terbuka. Setelah semua paket dilelang, tahap berikutnya adalah menunggu pemenangnya dari LPSE/ULP. Sedangkan untuk penandatanganan kontraknya dilakukan 11 Mei 2018 secara serentak. “Ini sagat penting, supaya sebelum bulan suci Ramadhan, kegiatan proyek APBA 2018 sudah jalan, sehingga perekonomian daerah kembali bergerak,” kata Irwandi.

Ia tambahkan, pengalaman buruk pada tahun lalu, harus diperbaiki pada tahun ini sehingga menjadi lebih baik. “Tujuan kita agar rakyat puas dan tersenyum menerima hasil pembangunan yang kita lakukan karena berkualitas dan tepat waktu,” demikian Irwandi Yusuf. (her)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved