Setelah Heboh Obligasi Pesawat, Pria Ini Miliki Saham Asli Pembelian Kapal Pelayaran Haji Indonesia

Lembaran saham itu milik ayahnya, almarhum Tgk Mahjidin yang dibeli dari PT Perusahaan Pelayaran Arafat

Setelah Heboh Obligasi Pesawat, Pria Ini Miliki Saham Asli Pembelian Kapal Pelayaran Haji Indonesia
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Drs Armija (72) memperlihatkan lembaran saham asli PT Perusahaan Pelayaran Arafat milik almarhum ayahnya. Foto direkam saat Armija memberi keterangan kepada media di Banda Aceh, Rabu (4/4/2018). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Di tengah heboh isu kepemilikan obligasi pesawat RI 001 oleh sejumlah masyarakat Aceh belakang ini.

Seorang warga Banda Aceh justru memiliki lembaran saham asli PT Perusahaan Pelayaran Arafat, yaitu sebuah perusahan yang membeli kapal untuk pelayaran jamaah haji Indonesia di era 1960-an.

Adalah Drs Armija (72), warga Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Baca: Kembali Bertambah, Warga Aceh Barat Perlihatkan Surat Obligasi Pesawat

Dia memiliki lembaran saham asli PT Arafat yang nilainya sebesar Rp 500.

Lembaran saham itu milik ayahnya, almarhum Tgk Mahjidin yang dibeli dari PT Perusahaan Pelayaran Arafat.

Menurut penjelasan Armija kepada awak media di Banda Aceh, Rabu (4/4/2018), saham yang bernilai Rp 500 itu dibeli ayahnya dari PT Perusahaan Pelayaran Arafat pada 1 Januari 1969.

Baca: Warga Lhokseumawe Tunjukkan 3 Surat Utang Negara Tahun 1950, Apakah Obligasi Pembelian Pesawat?

"Ini saham milik bapak saya yang dibeli tahun 1969. Ini saham pergi haji tahun 1965 untuk beli kapal laut berangkat haji," kata Armija.

Halaman
12
Penulis: Subur Dani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved