Honorer Minta Diangkat Jadi PNS

Bupati Aceh Timur H Hasballah SH Bin HM Thaib, Kamis (5/4), menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara

Honorer Minta Diangkat Jadi PNS
Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib menemui Menpan RB RI, Asman Asbur di Kantornya di Jakarta, Kamis (5/4). Dalam kesempatan itu Bupati memohon agar Menpan RB mengangkat honorer K1 dan K2, serta guru yang bekerja pada intansi swasta (bukan intansi pemerintah) di Aceh Timur untuk menjadi PNS 

* Permintaan BupatiAceh Timur kepada Menpan-RB

IDI-Bupati Aceh Timur H Hasballah SH Bin HM Thaib, Kamis (5/4), menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI Asman Asbur di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Timur memohon kepada Menpan RB agar mengangkat honorer K1 dan K2 serta guru yang bekerja pada instansi swasta di Aceh Timur untuk menjadi PNS.

Kepada Menpan-RB, Bupati juga menyebutkan bahwa di Aceh Timur saat ini terdapat 800-an tenaga honorer K-1 dan K2 yang belum diangkat menjadi PNS. Selain itu, di Aceh Timur juga terdapat sekitar 50-an tenaga pengajar yang lulus, tetapi dibatalkan Nomor Induk Pegawai (NIP)-nya oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), dikarenakan mereka tidak bekerja pada instansi pemerintah.

“Kami mohon pertimbangan Bapak Menpan RB untuk merekomendasikan pengangkatan tenaga honorer K1, K2, dan mereka yang tidak berkerja di instansi pemerintah untuk bisa diproses menjadi PNS,” pinta Bupati Hasballah kepada Menpan RB RI, sebagaimana siaran pers yang dikirim ke redaksi Serambi, Jumat (6/5).

Terkait permohonan tersebut di hadapan Menpan RB, Bupati memaparkan beberapa pertimbangan untuk pengangkatan. Pihaknya berharap kepada Menpan RB untuk mengeluarkan rekomendasi dan mengangkat tenaga honorer menjadi PNS.

Salah satu pertimbangan yang disampaikan ke menteri, yakni tenaga honorer K1 dan K2 tersebut telah bertugas sebagai guru di sekolah-sekolah di berbagai pelosok di Aceh Timur selama 10-20 tahun. Sementara bagi tenaga pengajar yang tidak bekerja di instansi pemerintah, kata Bupati, juga sangat berjasa membangun pendidikan di Kabupaten Aceh Timur dari masa konflik dulu.

Untuk itu, ungkap Bupati, di pengujung masa pengabdian mereka sudah sepatutnya pemerintah memberikan penghargaan berupa pengangkatan menjadi PNS, karena usia mereka kini rata-rata sudah mencapai 45-50 tahun.

Saat ini Bupati Aceh Timur juga sedang memproses pengangkatan tenaga kontrak daerah untuk mengakomodir tenaga honorer K2 yang belum diangkat menjadi PNS. “Ini sebagai bentuk penghargaan kita kepada mereka yang telah mengabdi untuk kemajuan daerah,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati Aceh Timur, Menpan RB RI Asman Asbur menyambut baik usulan dan permohonan yang diajukannya. Menpan RB menyarankan Pemkab Aceh Timur untuk mengirimkan data yang valid dalam waktu sesegera mungkin.

“Tentunya kami akan mempelajari terlebih dahulu data tersebut, jangan sampai ada peraturan-peraturan yang kita langgar. Mudah-mudahan ada solusi yang baik bagi tenaga honorer K-1 dan K-2, serta tenaga pengajar yang bekerja tidak di instansi pemerintah,” ungkap Menpan RB. Dalam pertemuan itu, Bupati Aceh Timur juga mengundang Menpan RB mengunjungi Aceh Timur untuk berdoalog langsung dengan ASN di kabupaten itu.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved