Polisi Tangkap Admin Timphan Aceh

Jajaran Dit Reskrimsus Polda Aceh menciduk seorang pria berinisial MJ (28), admin atau pengelola akun Facebook

Polisi Tangkap Admin Timphan Aceh
Polisi memperlihatkan seorang tersangka ujaran kebencian terhadap istri gubernur Aceh, Darwati A Gani dalam konferensi pers di Aula Dit Reskrimsus Polda Aceh, Kamis (12/4/2018). Pelaku ditangkap di Medan Sumatera Utara saat berencana melarikan diri ke Malaysia. SERAMBI/M ANSHAR 

* Gara-gara Merugikan Istri Gubernur

BANDA ACEH - Jajaran Dit Reskrimsus Polda Aceh menciduk seorang pria berinisial MJ (28), admin atau pengelola akun Facebook Thimpan Aceh yang baru-baru ini dilaporkan oleh istri Gubernur Aceh, Darwati A Gani atas dugaan pencemaran nama baiknya di media sosial. Pria asal Pidie tersebut ditangkap di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Sabtu (7/4).

Penangkapan MJ disampaikan Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Erwin Zadma bersama Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar di Mapolda Aceh, dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Kamis (12/4). Menurut Erwin, saat ditangkap di Tanjung Balai, MJ hendak menyeberang ke Malaysia untuk melarikan diri.

“Ini adalah pengungkapan kasus hate speech (ujaran kebencian) yang dilaporkan oleh Bu Darwati yang tak lain adalah istri dari Gubernur Aceh pada 2 April lalu. Ini berawal dari adanya ujaran atau tulisan yang disampaikan MJ yang menggunakan akun Timphan Aceh, di mana akun itu menyampaikan beberapa kalimat yang menyinggung perasaan pribadi pelapor (Darwati A Gani),” kata Erwin.

Seperti diberitakan sebelumnya, istri Gubernur Darwati A Gani melalui kuasa hukumnya, Sayuti Abu Bakar melaporkan akun Facebook Timphan Aceh ke Polda Aceh, Senin (2/4) dengan nomor laporan BL/53/IV/YAN.2.5/2018/SPKT.

Dasar laporan, karena akun Timphan Aceh dianggap sudah mencemarkan nama baik Darwati A Gani, gegara memposting status yang mengait-ngaitkan Darwati dengan seorang pria berinisial MRS alias Andre, germo prostitusi online yang ditangkap beberapa waktu lalu oleh Polresta Banda Aceh.

Hal yang membuat Darwati merasa dirugikan adalah, akun Timphan Aceh yang dikelola MJ ini menuding Darwati--dalam postingannya--kenal dan punya hubungan dengan sang germo prostitusi itu. Di statusnya fb-nya tanggal 24 Maret 2018 lalu, Timphan Aceh juga menuliskan bahwa beredar isu di kalangan publik, toke lonte punya koneksi dengan Darwati yang dia juluki sebagai Bunda PNA (Partai Nanggroe Aceh -red ).

Dalam konferensi pers kemarin, Kombes Pol Erwin Zadma mengatakan, bahwa selama ini tersangka melakukan postingan-postingan tersebut secara pribadi tanpa ada intervensi dari yang lain. Menurut Erwin, motif MJ melakukan ujaran itu adalah motif politik. “Mungkin ada ketidak puasan dari tersangka ini, dia bilang motif politik, intinya begitulah saat pemeriksaan kita,” katanya.

Ditanya identitas dan status lengkap MJ, Erwin Zadma mengatakan, MJ adalah alumnus salah satu universitas di Banda Aceh yang selama ini berdomisili di Aceh Besar dan berasal dari Pidie. Dia juga masuk dalam salah satu kepengurusan partai politik lokal yang sebelumnya tidak lolos verifikasi. “Yang bersangkutan merupakan pengurus salah satu partai yang tidak lolos verifikasi,” ujar Erwin.

Dalam kasus yang sama, saat ini, polisi juga masih menguber salah satu admin akun facebook lainnya yang ditengarai juga mengujar kebencian kepada Darwati A Gani yang mengait-ngaitkan dirinya dengan isu germo prostitusi online tersebut. “Kami imbau kepada masyarakat yang menggunakan akun media sosial, agar tidak share berita yang belum diketahui kebenarannya,” pungkas Kombes Pol Erwin Zadma. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved