Breaking News:

Rusia Klaim 71 Rudal AS Dirontokkan Militer Suriah, Ini Senjata Era Soviet Penghadang Rudal Sekutu

Rudal-rudal itu diluncurkan dari dua kapal perang AS yang tengah berlayar di Laut Merah, dan dibantu oleh pesawat pembom

Editor: Muhammad Hadi
Salah satu contoh sistem pertahanan udara S-200 yang dipamerkan di Museum AU Ukraina.(Wikipedia) 

SERAMBINEWS.COM - Militer Rusia mengatakan, sistem pertahanan Suriah berhasil menghadang rudal yang ditembakkan Amerika Serikat ( AS) dan sekutunya. 71 diantaranya diklaim rudal tomahawk Amerika Serikat.

Dilaporkan AFP Sabtu (14/4/2018), pejabat militer senior Sergei Rudskoi berujar, dari laporan yang diterimanya, AS dan sekutunya menembakkan lebih dari 100 rudal penjelajah.

"73 rudal di antaranya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan serangan udara Suriah," beber Rudskoi kembali.

Baca: 112 Rudal Tomahawk AS Hantam Suriah, Satu Buah Rp 25,7 Miliar, Berapa Biaya Terbang Pesawat Pembom?

Dalam foto yang dirilis oleh militer Suriah Sabtu (14/4/2018), terlihat sistem pertahanan serangan udara mereka berusaha menghalau rudal yang ditembakkan Amerika Serikat dan sekutunya. Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangan sebagai respon terhadap dugaan penggunaan senjata kimia oleh Suriah.(AFP/Handout/STR/SYRIAN GOVERNMENTS CENTRAL MILITARY MEDIA)
Dalam foto yang dirilis oleh militer Suriah Sabtu (14/4/2018), terlihat sistem pertahanan serangan udara mereka berusaha menghalau rudal yang ditembakkan Amerika Serikat dan sekutunya. Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangan sebagai respon terhadap dugaan penggunaan senjata kimia oleh Suriah.(AFP/Handout/STR/SYRIAN GOVERNMENTS CENTRAL MILITARY MEDIA) ()

Russian Today memberitakan, pangkalan militer Al-Dumayr, 40 kilometer di timur laut Damaskus, diserang oleh 12 rudal penjelajah Sekutu.

Namun, dalam keterangan Kementerian Pertahanan Rusia, tidak ada satu rudal pun dari Sekutu yang berhasil menghantam pangkalan tersebut.

Rudal-rudal itu diluncurkan dari dua kapal perang AS yang tengah berlayar di Laut Merah, dan dibantu oleh pesawat pembom strategis Rockwell B-1 Lancer.

Baca: AS Bersama Inggris dan Prancis Mulai Serang Suriah, Ini Sasaran yang Digempur

"Pesawat tersebut diterbangkan dari pangkalan koalisi AS di Al-Tanf, Provinsi Homs," tutur Kemenhan Rusia.

Lebih lanjut, Negeri "Beruang Merah" mengklarifikasi bahwa sistem rudal pencegat mereka tidak berkontribusi menghadang serangan Sekutu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved