Ada Pinjaman Bebas Biaya Titip di Pegadaian

PT Pegadaian (Persero) meluncurkan produk terbaru untuk menjaring lebih banyak nasabah

Ada Pinjaman Bebas Biaya Titip di Pegadaian
FERRY HARIAWAN, Deputy Bisnis Pegadaian Area Banda Aceh

BANDA ACEH - PT Pegadaian (Persero) meluncurkan produk terbaru untuk menjaring lebih banyak nasabah. Produk tersebut adalah Rahn Hasan yaitu pinjaman hingga Rp 500 ribu tanpa biaya titipan. Peluncuran produk ini juga dalam rangka HUT ke-117 PT Pegadaian.

“Karena kita ingin perbanyak konsumen customer base kita. Kita launching produk gadai tanpa biaya titipan, besarannya antara Rp 50-500 ribu,” kata Ferry Hariawan, di sela-sela acara serah terima Deputy Bisnis Pegadaian Area Banda Aceh dari Mulia Manaf kepada dirinya.

Ferry mengatakan sasaran dari program ini adalah mahasiswa, pegawai golongan rendah, ibu-ibu muda, dan ojek online yang membutuhkan dana cepat. Nasabah dapat langsung mendatangi kantor pegadaian terdekat dengan membawa barang jaminannya berupa laptop, handphone, serta identitas diri.

“Biaya administrasi yang dikenakan cukup murah antara Rp 2.000- Rp 5.000 dengan batas waktu pinjaman maksimal 60 hari tanpa biaya titipan,” sebut alumnus Fakuktas Ekonomi Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe ini.

Ferry menambahkan produk ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat tertentu yang butuh dana cepat, dan juga dalam rangka mendukung inklusi keuangan. “Sasaran utama produk ini adalah kalangan mahasiswa yang membutuhkan dana cepat,” ujarnya.

Selain menawarkan produk Rahn Hasan, Pegadaian memperkenalkan Pegadaian Digital Service (PDS). Layanan ini akan mempermudah dan membantu para nasabah melakukan berbagai transaksi hanya dalam genggaman.

“Insya Allah layanan ini sudah bisa dinikmati di akhir Ramadhan tahun ini. Dengan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah yang dilayani dari 9,5 juta orang di tahun 2017 menjadi 11,5 juta nasabah pada tahun 2018,” sebutnya.

Di samping itu, Pegadaian juga mengembangkan layanannya dengan konsep keagenan. Bagi masyarakat yang ingin menambah penghasilan dapat mendaftar ke Pegadaian terdekat dengan melampirkan persyaratan yang dibutuhkan, dan akan disurvey kelayakannya oleh petugas Pegadaian.

Menurut Ferry, dengan adanya agen ini nantinya, khusus di daerah yang sulit dijangkau oleh layanan outlet Pegadaian, maka agen Pegadaian merupakan representasi dari petugas Pegadaian dalam melayani kebutuhan masyarakat untuk berbagai produk dan layanan dari Pegadaian.

Pada kesempatan yang sama, Deputy Bisnis Pegadaian Area Banda Aceh, Ferry Hariawan mengatakan produk lainnya yang sangat menarik minat masyarakat adalah Tabungan Emas Pegadaian. Produk ini sangat memberikan kemudahan bagi seluruh kalangan untuk memiliki emas. Masih sama sejak awal program ini dulu, nilai tabungan minimal sekitar Rp 5.000 yang dikonversi untuk tabungan emas seberat 0,01 gram. “Berapapun jumlah uang yang disetorkan ke rekening, langsung dikonversikan ke dalam satuan berat emas logam mulia 24 karat. Misalnya harga emas murni Rp 600 ribu per gram, maka jika nasabah menyetor ke rekening Tabungan Emas sebesar Rp 600 ribu, maka saldo tabungannya akan menjadi 1 gram emas,” sebutnya.

Menurutnya, tabungan emas merupakan alternatif investasi yang aman untuk menjaga nilai aset di masa yang akan datang. Harga emas yang relatif stabil, cenderung naik dan bebas dari inflasi menjadi pertimbangan penting ketika memilih emas sebagai pilihan investasi. Selain itu emas juga memiliki likuiditas tinggi karena mudah untuk diperjual-belikan. “Dengan tabungan emas kita dapat mempersiapkan bisnis, biaya ibadah haji atau umrah, liburan, biaya pendidikan anak, dan beragam kebutuhan masa depan lainnya,” demikian Ferry Hariawan. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved