Prokontra Pergub Cambuk

Uqubat Cambuk Selesai, Ini Kata Wakil Wali Kota Soal Kontroversi Cambuk di Lapangan Terbuka

"Informasi yang saya terima, teknis pelaksanaan cambuk di LP belum diatur. Jadi kita laksanakan sesuai teknis yang sudah ada," jelasnya.

Uqubat Cambuk Selesai, Ini Kata Wakil Wali Kota Soal Kontroversi Cambuk di Lapangan Terbuka
SERAMBINEWS.COM/EDDY FITRIADY
Seorang pelanggar syariat dicambuk di Masjid Jami' Kemukiman Lueng Bata, Banda Aceh, Jumat (20/4/2018). 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pelaksanaan eksekusi cambuk terhadap delapan pelanggar Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah di halaman Masjid Jami’ Kemukiman Lueng Bata, Banda Aceh, Jumat (20/4/2018) selesai.

Kedelapan pelanggar dicambuk satu per satu sesuai dengan vonis yang telah diberikan, dan telah dipotong masa tahanan masing-masing.

Dua pelaku khalwat yaitu Nurul Aini asal Beurawe dicambuk sebanyak 12 kali, sementara Mega Ramadhani asal Meunasah Papeun sebanyak 12 kali cambuk.

Sedangkan enam pelaku ikhtilath dicambuk bervariatif.

Putra Asril asal Darussalam sebanyak 22 kali, Rossa Mainadia asal Jeulingke sebanyak 22 kali, Yusfikar Amir asal Peukan Bada sebanyak 12 kali, Rossa Arsela asal Neusu Aceh sebanyak 12 kali, Zul Hendra asal Beurawe sebanyak 17 kali, dan Evi Maulida asal Gp Keuramat sebayak 17 kali.

(Baca: Dua Pelaku Prostitusi Online Dicambuk di Halaman Masjid Lueng Bata, Total Ada 8 Pelanggar Syariat)

(Baca: VIDEO – Kericuhan Saat Demo Menolak Pergub Cambuk di Depan Kantor Gubernur Aceh)

(Baca: Uqubat Cambuk di Masjid Lueng Bata akan Dimulai, Puluhan Wisatawan Mancanegara Ikut Menonton)

Amatan Serambinews.com, pelaksanaan cambuk berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti.

Halaman
12
Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved