Ustaz Abdul Somad
Ustaz Somad Dipayungi Kapolres
Tabliq akbar Ustaz Abdul Somad (UAS), Sabtu (21/4) siang di Kompleks Dayah Bustanul Huda, Kecamatan Blangpidie
* Tablig Akbar Diguyur Hujan
BLANGPIDIE - Tabliq akbar Ustaz Abdul Somad (UAS), Sabtu (21/4) siang di Kompleks Dayah Bustanul Huda, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya berlangsung di bawah guyuran hujan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat yang datang ke lokasi acara.
Buktinya, area Kompleks Dayah Bustanul Huda dan sekitarnya di Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie berubah menjadi lautan manusia menyambut kehadiran UAS. Selama tabliq akbar berlangsung, ada hal yang unik terjadi.
Ustaz Abdul Somad dipayungi Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan sampai akhir ceramahnya. Sementara warga dalam jumlah besar tetap bertahan mengikuti tabliq akbar tanpa menghiraukan hujan mengguyur.
Ustaz Abdul Somad tiba mulut Jalan Cot Seutui, lintasan menuju dayah sekitar pukul 13.30 WIB disambut Tgk Zarkasyi (Abon), unsur pimpinan dayah dan Ketua Panitia Tgk Nasruddin AR bersama ulama pimpinan dayah dan tokoh masyarakat.
Kemudian Ustaz Abdul Somad didampingi Bupati Akmal Ibrahim, Wakil Bupati Muslizar MT, Ketua DPRK Zaman Akli, Dandim 0110, Letkol Arm Iwan Aprianto, Kapolres AKBP Andy Hermawan yang sebelumnya menyambutnya di Bandara Kuala Batu, Pulau Kayu, Susoh.
Ustaz Abdul Somad dan rombongan terbang dari Bandara Kuala Namu, Medan menuju Abdya menggunakan pesawat Susi Air yang disewa Bupati Akmal Ibrahim.
Saat tiba di pintu masuk Jalan Cot Seutui, Ustaz Abdul Somad mendapat kehormatan diusung dengan tandu oleh 60 pemuda yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Mata Ie, Blangpidie menuju Dayah Bustanul Huda, sekitar 300 meter diiringi salawat badar.
Setiba di pintu gerbang dayah, Ustaz Abdul Somad disambut Tgk Ahmad Azhar Hasan (Abati), unsur pimpinan dayah untuk berziarah ke makam alm M Syam Marfaly, pendiri Dayah Bustanul Huda.
Selanjutnya Ustaz Abdul Somad melakukan prosesi mengijazahkan ilmu hadist kepada ratusan santri Dayah Bustanul Huda, didampingi Tgk H Muhammad Qudusi Syam Marfaly.
Warga yang sudah memadati kompleks dayah sejak pagi tetap setia menunggu Ustaz Abdul Somad menyampaikan ceramah akbar yang dimulai setelah jamuan makan siang dan shalat zuhur, meskipun cuaca panas sejak pagi.
Sebelum tabliq akbar dimulai, dari atas pentas utama di kompeks Dayah Bustanul Huda, Ustaz Abdul Somad menerima cendera mata berupa rencong Aceh diserahkan Bupati Akmal Ibrahim.
Pimpinan Dayah Tgk H Muhammad Qudusi Syam Marfaly menyerahkan surban (ridak) yang sudah dipasang lambang dayah dan Ketua Panitia, Tgk Nasruddin AR menyerahkan cendera mata berupa baju seragam panitia.
Sementara Ustaz Abdul Somad memberikan sejumlah kitab yang ia ditulis sendiri kepada Pimpinan Dayah Bustanul Huda, Tgk H Muhammad Qudusi Syam Marfaly.
Ceramah akbar disambut gegap gempita warga dalam jumlah sangat besar, meskipun saat itu hujan rintik mulai turun. Melihat hujan mulai membasahi jamaah di lokasi, Ustaz Abdul Somad mengambil posisi ceramah di bagian depan atas pentas yang terbuka sehingga ikut basah terkena hujan.
Ketika berceramah, Ustaz Abdul Somad dikawal dua Panglima Abu, yaitu Purn TNI Makmur dan Keumala Mardi memakai pakaian adat khusus yang dilengkapi pedang. Dalam ceramahnya UAS mengupas soal israk mikraj dengan susunan kata enak didengar dan diselingi humor segar sehingga menarik perhatian jamaah yang memadati lokasi.
Ustaz Abdul Somad mengaku diperlakukan sangat mulia dan dihormati ketika berkunjung ke Dayah Bustanul Huda, Blangpidie, Abdya.
“Sudah jauh kaki melangkah, jauh melangkah banyak dilihat dan dirasa, tapi baru kali ini, di Dayah Bustanul Huda ini, saya ditandu. Begini rupanya cara memuliakan ulama, begini rupanya cara menghormati dan memuliakan ustaz,” kata UAS disambut gegap gempita para jamaah.
Warga dalam jumlah besar ikut basah diguyur hujan, namun tetap bertahan mengikuti ceramah bermutu dari Ustaz Abdul Somad.
“Kepala saya basah karena kopiah yang dipakai hanya ditutup jaring di bagian atas sehingga dengan mudah tembus air hujan,” kata UAS sambil mencopot kopiah, kemudian tampak keluar tetesan air hujan dari dalam kopiah.
Ceramah terus berlanjut, warga juga antusias mengikuti. Tiba-tiba Kapolres Abdya, AKBP Abdya Hermawan bangkit dari tempat duduk di atas pentas, kemudian mengambil payung warna kuning.
Dengan spontan ia memayungi Ustaz Abdul Somad yang mulai basah diguyur hujan. Ustaz Abdul Somad sempat kaget ketika menoleh ke belakang ternyata yang memayungi dirinya adalah seorang perwira polisi.
“Tak tanggung-tanggung yang memayungi saya adalah Kapolres,” kata UAS dengan suara khasnya. Kapolres AKBP Andy Hermawan bertahan memayungi Ustaz Somad sampai selesai tabliq akbar yang berlangsung sekitar 50 menit.
Didampingi Ketua IKATT Aceh Tgk H M Fadhil Rahmi, UAS juga berziarah ke makam alm Syeikh Muda Waly Al-Khalidy di Dayah Darussalam, Desa Blang Poroh, Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan.
Seusai ziarah, Ustaz Abdul Somad dan rombongan kembali ke Abdya, kemudian menuju Meuligoe Bupati di Jalan Iskandar Muda, Blangpidie.
Seusai shalat isya, Ustaz Abdul Somad kembali berceramah di Lapangan Bola Kaki Pulau Kayu, Susoh, dimulai sekitar pukul 20.30 WIB malam, tadi. Seperti biasa tabliq akbar di lokasi kedua ini juga disesaki massa.(nun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bupati-abdya-akmal-ibrahim-menyerahkan-cendera-mata-berupa-rencong-aceh_20180422_075043.jpg)