Luar Negeri

Israel Bantah Terlibat Pembunuhan Dosen Palestina di Malaysia, Media Sebut Mirip Kejadian Sebelumnya

Fadi Mohammed al-Batsh (35), dosen asal Palestina, ditembak mati oleh dua pria bersenjata di dekat rumahnya di ibukota Kuala Lumpur

Israel Bantah Terlibat Pembunuhan Dosen Palestina di Malaysia, Media Sebut Mirip Kejadian Sebelumnya
Berita Harian
lokasi pembunuhan Imam dan Pakar kelistrikan Palestina Dr Fadi M R Albatsh (kanan) di Kuala Lumpur, Sabtu (21/4/2018) pagi di Kuala Lumpur, Malaysia. 

YERUSALEM - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman pada hari Minggu (22/4/2018), membantah terlibat dalam pembunuhan seorang dosen Palestina di Malaysia.

Pada hari Sabtu, Fadi Mohammed al-Batsh (35), dosen asal Palestina, ditembak mati oleh dua pria bersenjata dalam sebuah iring-iringan berkekuatan tinggi di dekat rumahnya di ibukota Kuala Lumpur.

Keluarganya mengatakan bahwa agen mata-mata Israel Mossad berada di balik pembunuhan itu.

Dalam sebuah pernyataan, Lieberman mengatakan kelompok-kelompok Palestina cenderung "menyalahkan Israel atas setiap kejadian", dan menuding bahwa dosen Palestina itu "bukan orang suci".

(Baca: Imam dan Dosen Palestina Meninggal Dunia Ditembak di Malaysia, Keluarga Tuduh Pelakunya Agen Israel)

(Baca: Tentara Israel Tembaki Demonstran Palestina, Empat Orang Meninggal Dunia Termasuk Remaja 15 Tahun)

"Kami telah mendengar pernyataan oleh Kepala Hamas yang bertanggung jawab atas pria itu, menjelaskan bahwa dia terlibat dengan produksi roket, dan dalam pengembangan roket," katanya.

Tak Ingin Dimakamkan di Jalur Gaza

Dalam wawancara terpisah dengan Radio Angkatan Darat, Lieberman mengatakan Israel tidak akan mengizinkan jasad Al-Batsh dimakamkan di Jalur Gaza.

Dia, meski begitu, mengatakan Israel tidak dapat mencegah tubuh dibawa ke wilayah Palestina melalui Mesir, yang telah berbagi perbatasan dengan Gaza.

Halaman
12
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved