Mengenal Rudal, Senjata Perang Asimetris yang Bisa Menghantam Sasaran Secara Presisi

Kehebatan rudal-rudal di peperangan moderen itu jelas spektakuler mengingat sesungguhnya rudal hanyalah benda mati

Mengenal Rudal, Senjata Perang Asimetris yang Bisa Menghantam Sasaran Secara Presisi
Via Intisari
Profil rudal Tomahawk 

SERAMBINEWS.COM - Dalam serangan rudal di Suriah (Sabtu 14/4/2018) oleh militer AS dan koalisinya yang merupakan penerapan strategi peperangan asimetris meski rudal berhasil menghantam sasaran korban jiwa yang ditimbulkan nyaris tidak ada.

Sesuai pemberitaan cnn.com, akibat serangan rudal hanya tiga warga sipil Suriah yang terluka.

Serangan yang melibatkan lebih dari 100 rudal itu menunjukan bahwa rudal-rudal jelajah berpemandu satelit berhasil mengenai sasaran secara tepat dan tidak menyasar ke pemukiman warga sipil meski rudal ditembakkan dari jarak ratusan km.

Kehebatan rudal-rudal di peperangan moderen itu jelas spektakuler mengingat sesungguhnya rudal hanyalah benda mati yang ternyata bisa menentukan sasaran secara presisi seperti ‘memiliki otak’.

Baca: 101 TKI Ilegal yang Kapalnya Mengalami Musibah Dipulangkan, Pemulangan Dilakukan Bertahap

Baca: Satpol PP Tertibkan Plang Larangan Parkir Milik Sejumlah Toko di Badan Jalan Merdeka Lhokseumawe

Awalnya, rudal memang berupa bom yang dipasangi sirip dan bisa terbang menuju sasaran karena dikendalikan oleh remote-control sederhana.

Belakangan, karena celah menuju sasaran telah semakin dipersempit, sistem kendali dan sistem penjejak sasaran berkembang semakin impresif.

Rudal dari udara ke udara, udara ke darat, dan udara ke permukaan laut sendiri hanyalah sebagian kecil dari berbagai jenis rudal yang pernah menggiring dunia ke dalam masa-masa yang amat genting.

Jauh berbeda saaat pertama kali rudal diperkenalkan dalam Perang Eropa pada PD II, kini, teknologi rudal sudah jauh lebih maju.

Halaman
1234
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved