Dinkes Sosialisasikan Penanganan Campak, Ini Jumlah Kasusnya di Pidie
Kasus campak di Kabupaten Pidie berjumlah 199 pada 2014, 2015 sebanyak 921 kasus, 2016 turun 243 kasus, dan 2017 naik lagi jadi 323 kasus.
Penulis: Nur Nihayati | Editor: Safriadi Syahbuddin
Laporan Nur Nihayati|Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie menggelar workshop dalam rangka kampanye penanganan penyakit measles (campak) dan Rubella (MR) di Hotel Safira, Sigli, Kamis (26/4/2018).
Kegiatan ini diikuti peserta dari bidan, unsur pendidikan, kesehatan dan terkait lainnya. Tujuannya untuk memberi dukungan akan dilakukan kampanye MR bulan Agustus 2018.
Kegiatan sehari dibuka staf ahli Bupati Pidie, Syukri M Yusuf MSi. Antara lain menyampaikan imunisasi termasuk program dalam standar pelayanan minimal.
(Baca: Lucu Banget! 10 Ekspresi Anak-anak Saat Diimunisasi, Bikin Ketawa & Senyum-senyum Sendiri)
"Kita harus meningkatkan pelayanan kesehatan termasuk imunisasi. Bukan tanggungjawab pemerintah tapi tugas kita bersama," katanya.
Pemateri yang hadir antara lain, Turno Junaidi MKM mengulas kesiapan dalam kampanye MR. Lalu, dr Faisal SpA, Cut Efri Maizar MKM dan dr TM Thaib.
Kepala Dinkes Pidie, dr Fajriman SpS mengatakan, data dihimpun Dinkes Pidie kasus suspek campak di Kabupaten Pidie berjumlah 199 pada tahun 2014. Kemudian 2015 sebanyak 921 kasus, 2016 turun 243 kasus. Lalu 2017 naik lagi mencapai 323 kasus.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/imunisasi_20180415_165358.jpg)