Breaking News:

Sabang Marine 2018

Belasan Yacht Gelar Parade

Sejumlah kapal Yacht dari berbagai negara, Minggu (29/4), menggelar parade dalam rangkaian Sabang Marine Festival

Editor: bakri
SEJUMLAH kapal yacht dari luar negeri ikut berpartisipasi dalam rangka memeriahkan Sabang Marine Festival 2018 dengan mengikuti parade kapal dari Dermaga CT1 ke Sabang Marina di Lhok Weng, Minggu (29/4). 

* Rangkaian Sabang Marine Festival

SABANG - Sejumlah kapal Yacht dari berbagai negara, Minggu (29/4), menggelar parade dalam rangkaian Sabang Marine Festival 2018. Kapal-kapal bertiang rendah itu bergerak dari Dermaga CT1, Kota Sabang, menuju Dermaga Marina, Lhok Weng, Gampong Iboih.

Para yachter itu berkumpul di Kawasan Dermaga CT1, Teluk Sabang, kemudian secara beriringan berlayar menuju Marina Lhok Weng, dengan melewati sejumlah destinasi wisata Sabang, seperti Pulau Klah dan Pantai Gapang.

Sabang Marine yang diselenggarakan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) itu diikuti 14 kapal Yacht dan puluhan yachter (pelaut dengan yacht). Mereka berasal dari sejumlah negara seperti Australia, Malaysia, Thailand, Kanada, Islandia, dan Selandia Baru.

Tujuan parade Yacht tersebut, selain untuk memeriahkan Sabang Marine Festival, juga untuk mempromosikan Dermaga Marina Lhok Weng. Karena dermaga itu dibangun khusus oleh BPKS untuk melayani Yacht yang singgah di Sabang. Saat tiba di Dermaga Lhok Weng, para yachter disambut tarian kolosal dari Sanggar Nol Kilometer, Sabang.

Deputi Komersial dan Investasi BKS, Agus Salim, mengatakan, mereka menjadikan parade Yacht itu sebagai salah satu agenda karena ingin mempromosikan keberadaan Marina Lhok Weng, yang menjadi tempat berlabuhnya kapal bertiang rendah itu.

Menurutnya, BPKS terus membenahi dan melengkapi fasilitas yang dibutuhkan Yachter, sehingga mereka nyaman berkunjung ke Sabang. “Kita terus melakukan promosi Pelabuhan Marina, yang diperuntukan bagi kapal-kapal Yacht yang singgah ke Kota Sabang,” ujar Agus salim.

Sementara Kepala Pelayanan Kapal Yacht, Syafruddin Chan, mengatakan, Sabang Marine Festival dilaksanakan untuk menarik para yachter internasional agar singgah di Sabang. Sebab selama ini mereka banyak singgah di Langkawi, Malaysia dan Phuket, Thailand. Namun setelah beberapa kali dilaksanakan Sabang Marine, sudah ada beberapa Yacht yang singgah di Sabang.

Kelly, Yachter asal Australia mengatakan, dirinya baru pertama kali ke Sabang dan tertarik dengan keindahan alamnya. Menurutnya, selama ini setiap tahun mereka berlayar, tapi tidak pernah singgah di Sabang, tapi lebih sering ke Kupang, Lombok, Langkawi, Phuket, hingga India.

Para yachter mengagumi keindahan alam Sabang, baik landscape alamnya maupun alam bawah lautnya. Meski mereka baru pertama kali berkunjung ke Sabang, namun mereka berharap ke depan adanya kemudahan regulasi bagi mereka yang ingin masuk ke Sabang atau Indonesia.

Yachter asal Thailand, Non berharap kedepan proses administrasi saat ceck in dan ceck out dipermudah. Karena kemudahan birokrasi itu sangat penting bagi para yachter saat mengunjungi suatu daerah. “Ini saya bukan ingin membandingkan, tapi di beberapa tempat yang lain lebih mudah (birokrasinya),” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Yachter asal Islandia, Aslaug. Ia berharap birokrasinya dapat dipermudah, sepertinya halnya Malaysia yang lebih mudah proses masuknya yachter ke negara tersebut.(mun)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved