Abdya Hentikan Santunan Gizi Bayi

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi menghentikan program dan anggaran untuk santunan

Abdya Hentikan Santunan Gizi Bayi
KOLASE

* Dialihkan ke Program Posyandu

BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi menghentikan program dan anggaran untuk santunan gizi bayi. Kebijakan ini diambil karena pemerintah mengalihkan dana program tersebut pada anggaran desa untuk kegiatan Pos Pelayanan Keluarga Berencana Kesehatan Terpadu (Posyandu) yang diadakan setiap bulan di masing-masing desa.

Selain itu, dengan adanya program keluarga harapan (PKH), menjadi alasan Pemkab tidak lagi menganggarkan dana untuk program tersebut.

Kabag Keistimewaan, Kesejahteraan Rakyat dan Ekonomi Setdakab Abdya, Khairuman saat dihubungi Serambi membenarkan bahwa pemerintah tidak lagi menyediakan anggaran santunan gizi bayi.

“Iya, memang sudah dua tahun kita menunggak. Kali ini, tidak dianggarkan. Pada dana desa, sudah ada anggaran untuk Posyandu Rp 500 ribu per bulan, jika ada dua kali Posyandu, maka Rp 1 juta per bulan,” kata Khairuman.

Menurutnya tujuan santunan gizi bayi untuk mengantisipasi busung lapar dan penyakit lainnya pada balita. Program tersebut, sama dengan program Posyandu dan PKH. Apabila tetap dianggarkan, dikhawatirkan terjadi tumpang tindih anggaran.

“Kalau kita anggarkan, kita khawatirkan bermasalah dengan hukum. Apalagi, di PKH dan Dana Desa ada dianggarkan, nanti tumpang tindih.,” sebutnya.

Sementara itu data yang diperoleh Serambi, pada akhir Agustus 2017 lalu, Pemkab Abdya masih menunggak dana santunan gizi bayi mencapai Rp 800 juta.

Tunggakan itu, berdasarkan proposal yang masuk sejak November 2016 pada Setdakab di bagian Kesra. (c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved