Breaking News:

Kenapa Polisi Tak Langsung Menyerang Tahanan Teroris di Mako Brimob? Begini Penjelasan Kapolri

Namun, seorang sandera terakhir yakni Bripka Iwan Sarjana bisa dibebaskan dalam kondisi selamat pada Kamis dini hari

Editor: Muhammad Hadi
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian(KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG) 

SERAMBINEWS.COM - Peristiwa kerusuhan dan penyanderaan di di Markas Komando (Mako) Brimob, Depok, Jawa Barat memang menjadi isu nasional.

Terutama ketika awalnya sangat sedikit informasi yang bisa dikoreksi soal kejadian sebenarnya.

Termasuk kenapa pasukan Brimob tak langsung menyerang ke dalam.

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengakui tak langsung memerintahkan personelnya langsung menyerbu tahanan terorisme yang memberontak di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Baca: Drama 40 Jam Menegangkan, Mako Brimob Dikuasai Kembali Polisi, Ini Kronologi Detik Per Detik

Baca: Usai Menyerah, Napi Terorisme Serahkan 30 Pucuk Senjata yang Dirampas di Mako Brimob

Hal itu disampaikan Tito menanggapi kerusuhan dan penyanderaan yang terjadi di Mako Brimob mulai Selasa (8/5/2018) malam hingga Kamis (10/5/2018) malam.

"Saat itu kami memang memiliki opsi. Opsi kami langsung masuk atau opsi kami untuk memberikan warning dulu. Beberapa waktu," kata Tito di Mako Brimob, Kamis (10/5/2018).

Ia mengatakan polisi tak langsung menyerbu narapidana teroris lantaran di antara 155 orang itu terjadi pro dan kontra.

Tito menyatakan di antara 155 narapidana teroris itu ada kubu yang tak menginginkan terjadinya kerusuhan serta penyanderaan.

Baca: Drama Dua Malam Kerusuhan di Mako Brimob, Lima Polisi Meninggal dan Satu Narapidana Tewas

Baca: Ini Identitas 5 Anggota Densus 88 yang Gugur dalam Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua

Karena itu, polisi berupaya menjaga agar mereka yang tak menginginkan terjadinya kerusuhan tetap selamat.

Untuk menjaga agar mereka tetap selamat, Tito menginstruksikan polisi mengutimatum mereka supaya menyerahkan diri.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved