Pemilu Malaysia

Mahathir Mohamad, Janji Evaluasi Investasi China dan Karier Politik Menjadi Perdana Menteri Malaysia

Ini menjadi catatan sejarah bahwa pada usia 92 tahun Mahathir akan menjadi pemimpin terpilih tertua di dunia

Mahathir Mohamad, Janji Evaluasi Investasi China dan Karier Politik Menjadi Perdana Menteri Malaysia
Foto: AFP
Mahathir Mohamad 

SERAMBINEWS.COM - Mahathir Mohamad pernah menyatakan akan mengevaluasi investasi China bila menang dalam Pemilihan Umum Malaysia.

Ternyata sikap anti-China itu membuat Mahathir mendapat dukungan rakyat Malaysia.

Ia bersama aliansi partai-partai oposisi yang dipelopori oleh Mahathir Mohamad memenangi pemilihan umum Malaysia, 9 Mei 2018.

Para investor asal China yang menanamkan modal di Malaysia pun sudah mewanti-wanti kemungkinan akan menghadapi masalah jika Mahathir Mohamad memenangkan pemilu.

Baca: Cara Malaysia Gaet 27 Juta Wisatawan

Mahathir, mantan perdana menteri itu menjadi kandidat perdana menteri dari kubu oposisi.

Dalam sebuah wawancara dia memaparkan pandangannya soal investasi China.

Mahathir mengatakan, Malaysia menyambut baik investasi dari China selama perusahaan negeri itu mempekerjakan warga lokal, membawa modal, dan teknologi ke Malaysia.

Namun, ujar politisi gaek berusia 92 tahun itu, dia tak melihat semua hal tersebut dilakukan para pengusaha China yang berinvestasi di Malaysia.

"Kami tak mendapatkan apapun dari investasi. Kami tak menyukai itu," kata Mahathir di kantornya di Kuala Lumpur, Senin (9/4/2018) seperti dilansir Kompas.com.

Komentar Mahathir ini merefleksikan keprihatinan meluas atas investasi China di berbagai negara Asia mulai dari Australia hingga Sri Lanka.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved