Polisi Jebloskan Tersangka Penjual Hutan Lindung di Gayo Lues, Luasnya Bikin Kaget

Tersangka diamankan polisi setelah dilakukan gelar perkara kasus itu di Mapolres Galus, Jumat (11/5/2018) petang.

Polisi Jebloskan Tersangka Penjual Hutan Lindung di Gayo Lues, Luasnya Bikin Kaget
Dok. Indonesia Nature Film Society (INFIS)
Lanskap kawasan hutan 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Penyidik dari kepolisian Polres Gayo Lues (Galus) mengamankan seorang tersangka yang melakukan jual beli hutan lindung di kawasan Genting, kecamatan Pining di kabupaten tersebut.

Tersangka diamankan polisi setelah dilakukan gelar perkara kasus itu di Mapolres Galus, Jumat (11/5/2018) petang.

Kasus jual beli hutan lindung dengan sertifikat ilegal tersebut diperjualbelikan oleh seorang mantan (pensiunan) oknum TNI dan menjabat sebagai ketua salah satu organisasi kemasyarakatan di kabupaten terjadi dari kurun waktu sejak tahun 2014-2016 lalu seluas sekitar 250 hektare lebih dengan jumlah sertifikat 145 lembar sertifikat ilegal yang dikeluarkan oleh BPN Blangkejeren.

Baca: Hutan Lindung Semakin Rusak

Kapolres Galus AKBP Eka Surahman turut didampingi Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, kepada Serambinews.com, Jumat (11/5/2018) petang mengatakan, polisi menetapkan seorang tersangka yang memperjual belikan hutan lindung di kawasan Genting di kabupaten tersebut.

Tersangka kini telah ditahan disel Mapolres Galus setelah dilakukan gelar perkara oleh penyidik.

Kapolres mengatakan, tersangka Sudianto (64) warga kampung Jawa Blangkejeren merupakan pensiunan anggota TNI telah ditahan oleh polisi.

Baca: Tebang Kayu Gaharu di Kawasan Hutan Lindung Aceh Selatan, Polisi Amankan Tiga Warga Sumbar

Ia ditahan terkait dengan kasus kepemilikan hutan lindung yang diperjual belikan kepada orang lainnya yang mayoritas telah dikuasai dan dijual oleh tersangka itu kepada orang lain dan sebagai pendatang di kabupaten itu.

"Kasus jual beli hutan lindung dengan sertifikat ilegal yang dikeluarkan oleh BPN tersebut mulai dilidik oleh Polres Galus pada akhir 2017 lalu, kini penyidik telah menetapkan seorang tersangka dan ditahan di sel Mapolres Galus setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara sebelumnya," sebut Kapolres. (*)

Penulis: Rasidan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved