3 Tahanan Kabur dari Rutan Usai Sahur

Tiga tahanan yang berstatus titipan Pengadilan Negeri (PN) Blangkejeren di Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Blangkejeren

3 Tahanan Kabur dari  Rutan Usai Sahur
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Dua dari tiga napi yang kabur usai makan sahur dari Rutan Blangkejeren, Gayo Lues, berhasil ditangkap kembali oleh tim gabungan, Jumat (18/5/2018). 

* Dua Orang Ditangkap Lagi di WC

BLANGKEJEREN - Tiga tahanan yang berstatus titipan Pengadilan Negeri (PN) Blangkejeren di Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Blangkejeren, Gayo Lues (Galus), melarikan diri dari rutan tersebut setelah memanjat tembok menggunakan kain seprai. Mereka kabur seusai makan sahur atau sekitar pukul 05.00 WIB, Jumat (18/5).

Informasi yang diperoleh Serambi, kemarin, ketiga tahanan yang melarikan diri itu merupakan resividis (penjahat kambuhan) dalam kasus pencurian. Sekarang pun mereka disidang karena tersangkut kasus yang sama. Karena proses persidangannya masih berlangsung, mereka dititip majelis hakim di Rutan Blangkejeren.

Ketika berhasil lolos dari rutan tersebut, mereka melarikan diri ke areal perkebunan milik salah satu narapidana (napi) di Desa Leme, Blangkejeren.

Tak lama kemudian, sekira pukul 09.45 WIB, dua tahanan yang kabur itu berhasil ditangkap petugas gabungan yang terdiri atas polisi dan penjaga Rutan Blangkejeren. Saat ditangkap, mereka bersembunyi di WC Pajak Terpadu Buntuk Tajuk Blangkejeren. Sedangkan seorang tahanan lainnya masih buron dan terus diuber petugas.

Kepala Rutan Blangkejeren, Zulkifli SH, kepada Serambi, Jumat (18/5) mengatakan, tiga tahanan itu melarikan diri seusai makan sahur. Tapi dua di antaranya berhasil ditangkap kembali oleh petugas dan kini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik kepolisian.

Zulkifli juga menyebutkan nama ketiga tahanan yang terlibat perkara pencurian itu, yakni Purnama Diawan (25), warga Bustanussalam, Randodi alias Jreng (30), warga Dusun Pengkala Blangkejeren. Kedua tahanan inilah yang berhasil ditangkap kembali oleh polisi saat bersembunyi di WC Pajak Terpadu kabupaten itu. Sedangkan tahanan yang bernama Armen Toni (42), berstatus PNS, warga Blower Blangkejeren, hingga tadi malam belum diketahui ke mana lari dan sembunyinya.

“Ketiga tahanan yang kabur itu berada di kamar nomor 2 Cabang Rutan Blangkejeren. Mereka lari setelah Armen Toni memotong besi pengaman sel tahanan mereka menggunakan gergaji besi. Mereka kabur dengan memanjat pagar besi dan tembok rutan menggunakan seprai,” ujar Kepala Rutan Blangkejeren.

Dari dua tahanan yang berhasil ditangkap kembali itu (Purnama dan Randodi) diperoleh informasi bahwa Armen Toni yang kini buron mengalami patah kaki saat melompat dari pagar tembok rutan sebelum berhasil kabur.

“Kedua napi yang sudah ditangkap itu merupakan residivis, bahkan sudah tiga kali ke luar-masuk rutan karena kasus pencurian,” ungkap Zulkifli.

Sumber Serambi di kalangan tim gabungan menyebutkan, kaburnya ketiga tahanan itu didalangi oleh Armen Toni. Terali besi di kamar itu bahkan sudah dipotong Armen sejak tiga minggu lalu. Petugas juga menemukan gergaji besi di kamar tahanan yang buron tersebut.(c40)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved