Diduga Akibat Api Pembakaran Sampah, Rumah Warga Langsa Timur Ludes Terbakar dalam Waktu 20 Menit

Kedua orang tuanya yang saat itu sedang berada di dalam rumah, langsung keluar dari tanpa bisa mengeluarkan harta benda apapun.

Diduga Akibat Api Pembakaran Sampah, Rumah Warga Langsa Timur Ludes Terbakar dalam Waktu 20 Menit
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Petugas memadamkan api yang membakar rumah warga Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Timur, Langsa, Sabtu (19/5/2018) siang. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Satu rumah berkontruksi semi permanen milik Iskandar Jafar (60), waga Gampong Batee Puteh, Kecamatan Langsa Timur, Sabtu (19/5/2018) siang, ludes terbakar.

Kebakaran ini diduga adanya pembakaran sampah, lalu menyambar rumah tersebut.

Akibat musibah kebakaran tersebut, diperkirakan kerugian korban mencapai ratusan juta lebih.

Anak korban, Tarmizi (39) kepada Serambinews.com, mengatakan, saat itu sekitar pukul 11.30 WIB ia sedang berada di rumah, melihat asap membumbung tinggi tepat di rumah orang tuanya.

(Baca: Dibangun Pakai Dana Miliaran Rupiah, Jalan Kecamatan Singkil-Sebatang Berubah Jadi Sungai)

(Baca: Setelah Berhubungan Suami Istri, Mandi Junub Dahulu atau Langsung Santap Sahur? Simak Penjelasannya)

(Baca: THR Segera Cair, Ini Ketentuan Siapa yang Berhak Menerima dan Besarannya)

Jarak rumah Tarmizi dan rumah orang tuanya hanya terpaut 50 meter, namun terhalang pepohonan.

Melihat asap itu, dia pun langsung berlari ke rumah orang tuanya dan benar ternyata rumah orang tuanya sudah dikepung api.

Kedua orang tuanya yang saat itu sedang berada di dalam rumah, langsung keluar dari tanpa bisa mengeluarkan harta benda apapun.

Api, menurut Tarmizi, sangat cepat menguasai rumah orang tuanya tersebut, dan tak mungkin bisa diselamatkan lagi.

Semua harta benda seperti pakaian, televisi, barang dapur, sepmor Honda Supra, dan lainnya ludes dimangsa api.

Dikatakan Tarmizi, sebelum kebakaran itu, makciknya, Siti Aminah, sedang membakar sampah di lahan sawah tempat ditanami tanaman padi yang berada bagian belakang rumah.

(Baca: Dubes Palestina untuk Indonesia: Kepercayaan Palestina kepada AS Berakhir)

(Baca: Jadi Buruan Utama Seharga Rp 13 Miliar, Wanita Cantik Ini Pernah Habisi 100 Nyawa Pejuang ISIS)

(Baca: Ikut Demo Besar di Istanbul, Erdogan Kecam Dunia Atas Kegagalan dalam Ujian di Yerusalem)

Dugaannya, api pembakaran sampah tersebut yang menjadi penyebab kebakaran rumah orang tuanya.

Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langsa, Zainal Abidin, kepada Serambinews.com menyebutkan, setelah mendapat kabar kebakaran itu pihaknya langsung mengerahkan 6 unit armada pemadam kebakaran ke lapangan.

Saat pihaknya tiba ke lokasi, api sudah menguasai 100 persen rumah tersebut, sehingga rumah ini tak mungkin diselamatkan lagi. Dibutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memadamkan kobaran api.

Wali Kota Langsa, Usman Abdullah atau Toke Seuem, didampingi Ketua Baitul Mal, Alamsyah Abubakardin, yang terjun langsung ke lokasi, mengatakan, Baitul Mal akan membantu penanganan sementara korban kebakaran.(*)

Penulis: Zubir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved