Najib Razak Simpan Rp 427,8 Miliar di Apartemen, Juga Ada 284 Kotak Berisi Tas Mewah dan Perhiasan

Selain uang tunai dari berbagai mata uang asing, setidaknya terdapat 284 kotak yang berisi tas mewah, jam tangan, dan perhiasan.

Najib Razak Simpan Rp 427,8 Miliar di Apartemen, Juga Ada 284 Kotak Berisi Tas Mewah dan Perhiasan
KOMPAS.COM/TRIBUNNEWS.COM
Kolase foto mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR - Sumber di kepolisian Malaysia menyatakan, mereka menyita uang tunai berjumlah 120 juta ringgit, atau sekitar Rp 427,8 miliar, dari kediaman mantan Perdana Menteri Najib Razak.

Seperti dikutip Serambinews.com dari Kompas.com, Rabu (23/5/2018), uang itu disimpan di kotak dan tas yang berada di apartemen mewah Najib, yang digeledah pekan lalu.

Sumber itu berkata, penyidik dari Kepolisian Bukit Aman mulai melakukan penghitungan uang pada Senin (21/5/2018).

Para penyidik, dengan bantuan staf bank nasional, menghitung uang yang dimasukkan ke dalam 30 tas tersebut, dan selesai Rabu ini.

"Setelah selesai menghitung, penyidik langsung menyerahkan uang tersebut ke bank nasional untuk disimpan," tutur sumber itu.

(Baca: Wow Najib Razak Tinggalkan Utang Negara Rp 3.500 Triliun, Begini Komentar Mahathir Mohamad)

(Baca: Kalah di Pemilu, Rumah Mantan PM Malaysia Najib Razak Digeledah, Puluhan Koper Uang Tunai Disita)

(Baca: Mahathir Resmi Bertugas, Lima Agensi dan Departemen Kekuasaan Negara Dibubarkan)

Selain uang tunai dari berbagai mata uang asing, setidaknya terdapat 284 kotak yang berisi tas mewah, jam tangan, dan perhiasan.

Dalam laporan polisi, dikatakan kalau Najib mengklaim uang yang disita merupakan donasi untuk koalisi Barisan Nasional dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 9 Mei lalu.

Direktur Kriminal Bukit Aman, Komisaris Datuk Seri Amar Singh menolak berkomentar karena dia menganggap masih dilakukan penyelidikan terkait uang itu.

"Yang pasti, saya bakal segera menggelar konferensi pers untuk menyampaikan perkembangan penyelidikan," kata Amar.

Sebelumnya, polisi menggeledah enam lokasi sebagai bagian dari investigasi skandal korupsi Najib dan perusahaan investigasi negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

(Baca: VIDEO - Pendukung Mahathir dan Pakatan Harapan Rayakan Kemenangan Hingga Malam, Jalanan Macet Total)

(Baca: Mahathir Mohamad, Janji Evaluasi Investasi China dan Karier Politik Menjadi Perdana Menteri Malaysia)

(Baca: Najib Bilang, Tak De Negara yang Memilih Orang Usia 93 Tahun, Begini Jawaban Menohok Mahathir)

Setidaknya enam negara termasuk, Amerika Serikat (AS), menyelidiki penggelapan uang di 1MDB senilai 4,5 miliar dolar AS, atau Rp 63,8 triliun.

Skandal tersebut menjungkalkan Najib dan Barisan Nasional dalam pemilu.

Mereka kalah dari oposisi Pakatan Harapan di bawah pimpinan Mahathir Mohamad.

Mahathir yang naik menjadi perdana menteri berkata, terdapat cukup bukti untuk kembali memulai proses investigasi 1MDB.(*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Uang yang Disita dari Kediaman Najib Razak Berjumlah Rp 427 Miliar"

Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved