Breaking News:

Soal Pelantikan KIP, Ketua DPRA: Undang-Undang Lebih Tinggi dari Qanun

"Tidak ada alasan bagi Gubernur Aceh untuk tidak melantik Komisioner KIP Aceh periode 2018-2023 ini,

Penulis: Subur Dani | Editor: Yusmadi
DOK SERAMBINEWS.COM
Ketua DPRA, Tgk Muharuddin 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua DPRA, Tgk Muharuddin mengatakan, tidak ada alasan bagi Gubernur Aceh untuk tidak melantik Komisioner KIP Aceh yang baru, hasil rekrutmen DPRA baru-baru ini.

Sebab, katanya, saat ini semua tahapan dan mekanisme perekrutan sudah dilakukan, mulai dari rekrutmen oleh tim panitia seleksi (pansel), fit and proper test oleh DPRA, hingga ditindaklanjuti ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk di-SK-kan.

"Tidak ada alasan bagi Gubernur Aceh untuk tidak melantik Komisioner KIP Aceh periode 2018-2023 ini, karena proses itu semua sudah kita lalui.  Perekrutan sudah dan KPU katanya juga sudah mengeluarkan SK bagi komisioner yang baru ini, jadi tinggal dilantik saja," kata Muharuddin saat diwawancarai seusai sidang paripurna di Gedung DPRA, Rabu (23/5/2018).

Baca: Pelantikan KIP Aceh Ditunda? Ini Komentar Gubernur Aceh

Terkait Qanun Nomor 6 Tahun 2016 yang menyebutkan perpanjangan masa tugas bagi KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota jika masih dalam tahapan pemilu dan pemilihan, Muharuddin tak menampiknya. 

Dia mengakui bahwa qanun itu memang benar adanya dan diproduksi pada tahun 2016.

Namun di atas qanun ada undang-undang yang lebih tinggi, yaitu Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 yang mana di dalamnya disebutkan bahwa masa kerja KIP atau KPU hanya lima tahun.

"Di atas qanun itu ada undang-undang yang lebih tinggi, ada Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017. Artinya, secara keududukan undang-undang ini lebih tinggi dari qanun. Dalam hal ini tentu yang harus kita dahulukan undang-undang di atasnya, qanun tidak boleh menabrak UU di atasnya, qanun itu produk tahun 2016 akan tetapi UU nomor 7 itu tahun 2017," kata Muharuddin.

Selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia edisi Kamis (24/5/2018). (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved