Terkait Video Komplotan Maling, Pemilik Raudhah Mart tak Bermaksud Sudutkan Islam

Dalam video itu, terlihat tiga wanita berhijab mencuri barang dagangan di minimarket tersebut, dibantu oleh 2 orang laki-laki.

Terkait Video Komplotan Maling, Pemilik Raudhah Mart tak Bermaksud Sudutkan Islam
capture video
Rekaman CCTV memperlihatkan komplotan maling di minimarket di Simpang Kiri, Kota Subulussalam. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Aksi komplotan maling di Raudhah Mart di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, menjadi viral dalam beberapa hari ini setelah video aksi maling tersebut beredar luas di media soaial.

Video yang merupakan remakan kamera pemantau (CCTV) itu diposting pemilik Raudhah Mart, Zulfikar ARS, di akun facebook dan youtube.

Dalam video itu, terlihat tiga wanita berhijab mencuri barang dagangan di minimarket tersebut, dibantu oleh 2 orang laki-laki.

(Baca: VIDEO - Komplotan Maling Terekam CCTV Mencuri di Minimarket, 2 Laki-laki Bantu 3 Wanita Beraksi)

Namun, setelah video itu beredar luas, muncul beragam komentar dari warganet.

Banyak warganet menyesalkan pencurian yang dilakukan oleh tiga wanita yang berhijab. Bahkan ada warganet yang menilai ketiga wanita tersebut telah menghina umat muslimah.

Terkait hal itu, pemilik Raudhah Mart menyampaikan pernyataan bahwa video pencurian tersebut sengaja ia posting untuk memberi efek jera pada pelaku, dan sama sekali tidak bermaksud menyudutkan agama Islam.

"Ini perlu kami luruskan, karena ada anggapan kasus maling ini rekayasa alias settingan dan ada juga yang mengambil kesempatan menyudutkan agama (Islam),” kata Zulfikar ARS, Komisaris Raudhah Mart dalam maklumat yang dipostingnya, Sabtu (26/5/2018).

(Baca: Diduga Satu Keluarga, Komplotan Maling Minimarket Sasar Susu Merek Ini)

Zulfikar membantah tegas sejumlah pendapat liar warganet terhadap postingan rekaman CCTV terkait aksi komplotan lima maling di minimarket miliknya.

Zulfikar juga mengimbau semua pihak untuk tidak mengaitkan aksi maling yang mengenakan pakaian muslim untuk menyudutkan agama Islam.

Halaman
123
Penulis: Khalidin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved