Akses Aceh-Medan via Subulussalam Berangsur Pulih, Ini Berat Maksimum Kendaraan yang Boleh Melintas

Jembatan bailey yang dibangun sementara hanya berkapasitas 12 ton sehingga kendaraan bertonase tinggi tidak bisa melintas di sana.

Akses Aceh-Medan via Subulussalam Berangsur Pulih, Ini Berat Maksimum Kendaraan yang Boleh Melintas
IST
Situasi terkini jembatan bailey di jalan nasional Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTUJ) Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara yang menjadi jalur vital bagi masyarakat pantai barat selatan Aceh, sudah dapat dilintasi, Minggu (27/5/2018) malam ini. 

Laporan  Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Akses jalan nasional Aceh-Medan, Sumatera Utara, akhirnya kembali dapat dilalui setelah hampir 27 jam terputus akibat longsor di Simpang Lae Merempat, Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTUJ), Kabupaten Pakpak Bharat.

"Jembatan sore tadi selesai dikerjakan, jadi malam ini sudah bisa dilewati," kata Ranto Tekap Tumangger, salah seorang warga Pakpak Bharat kepada Serambinews.com, Minggu (27/5/2018).

Menurut Tekap, bagi masyarakat Aceh di wilayah pantai barat selatan yang hendak bepergian menuju Medan, Sumatera Utara maupun sebaliknya kini sudah bisa melanjutkan perjalanan.

Lumpuhnya jalur nasional di kabupaten penghasil gambir ini, menurut Tekap, menyebabkan antrean panjang kendaraan hingga 20 kilometer di masing-masing sisi.

(Baca: Dentuman Keras Kagetkan Jamaah Shalat Subuh di Aceh Utara, Ternyata Ini Penyebabnya)

(Baca: Jalani Puasa dengan Keluarga Besar dari Aceh, Momen Istimewa Cut Meyriska di Bulan Ramadhan)

(Baca: Ribuan E-KTP Ditemukan Berserakan di Tengah Jalan, Milik Siapa? Begini Reaksi Mendagri)

Hal ini karena bencana jalan putus terjadi saat akhir pekan di mana lalu lintas kendaraan cukup banyak.

Tekap mengatakan, meski sudah dapat dilintasi, masyarakat diharapkan tetap waspada bila mana cuaca sedang hujan deras mengingat di kawasan itu rawan terjadi bencana longsor.

Tekap juga mengatakan, jembatan bailey yang dibangun sementara hanya berkapasitas 12 ton sehingga kendaraan bertonase tinggi tidak bisa melintas di sana.

"Menurut pihak PU jembatan ini dibatasi maksimal kendaraan yang lewat 12 ton," ujar Tekap.

Seperti diberitakan, longsor yang menyebabkan putusnya jalan nasional. di Simpang Lae Merempat, Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTUJ) Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (26/5/2018) sore cukup parah.

Halaman
12
Penulis: Khalidin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved