Trump Plin-plan, Kim Jong Un Siapkan Rencana B Jika Pertemuan Dua Pemimpin Gagal
Namun, baik Rusia dan China menentang keberadaan militer Negeri "Paman Sam" yang ditempatkan di kawasan Asia-Pasifik
SERAMBINEWS.COM - Pakar Korea Utara (Korut) menyatakan, Pemimpin Korut Kim Jong Un tidak terlalu khawatir jika pertemuannya dengan Amerika Serikat (AS) gagal.
Pendiri 38North, Joel Wit, menyatakan rencana B tersebut adalah hubungan positif yang sedang dibangun dengan China, Rusia, maupun Korea Selatan (Korsel).
"Rencana B itu dipersiapkan dengan matang jika Presiden Donald Trump membatalkan pertemuan, atau hasil pertemuan tidak memuaskan kedua belah pihak," kata Wit.
Baca: Gunung di Korea Utara Berpindah, Peneliti Internasional Tercegang Akibat Uji Coba Bom Ini
Diwartakan Newsweek Jumat (25/4/2018), Kim dua kali bertemu Presiden China.
Masing-masing pada 25 Maret dan 8 Mei lalu.
Sementara dengan Korsel, Kim bertemu dengan Presiden Moon Jae In pada KTT Antar-Korea 27 April, dan Sabtu ini (26/5/2018).
"Jadi, Kim menciptakan semacam jaring pengaman. Jika pertemuan dengan gagal, maka dia masih mendapat dukungan dari Rusia dan China," katanya.
Baca: Nasib Mengerikan Wanita Korut di Kamp Konsentrasi, Diperkosa Lalu Dibunuh Setelah Melahirkan
Dalam analisis Wit, dua negara itu mendukung resolusi yang dilayangkan Dewan Keamanan PBB karena sepakat dengan AS bahwa Korut tidak boleh mengembangkan senjata nuklir.
Namun, baik Rusia dan China menentang keberadaan militer Negeri "Paman Sam" yang ditempatkan di kawasan Asia-Pasifik.
"Kecuali Kim melakukan keputusan yang sangat ekstrem, saya yakin Moskwa dan Beijing tidak akan memberikan sanksi baru kepada negaranya," tuturnya.
Ternyata Trump menunjukkan sikap inkonsistensi alias plin-plan dari kesepakatan sejumlah.
Baca: Pelarian Tentara Korut Ini Sangat Dramatis, Diberondong Peluru dan Diselamatkan Tentara Korsel
Sebelumnya, Presiden Trump sempat mengumumkan surat berisi pembatalan pertemuan dengan Kim di Singapura 12 Juni mendatang.
Keputusan itu diteken setelah Trump melihat sikap tak bersahabat yang ditunjukkan Korut dalam dua pekan terakhir.
Namun pada Jumat, Trump berubah pikiran, dan mengatakan pertemuan dengan negeri komunis itu kemungkinan bakal sesuai jadwal.
Sebab, melalui media KCNA, Korut berharap masih bisa duduk semejak dengan Washington untuk mencari solusi atas kondisi yang terjadi.(*)
Baca: Ribuan Tentara Korut Rayakan Uji Coba Senjata Nuklir dan Bom Hidrogen
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kim Jong Un Punya Rencana Cadangan jika Pertemuan dengan Trump Gagal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/trump-dan-kim-jong-un_20180429_164740.jpg)