Demi Jadi Mumi, Para Biksu Ini Rela Kurung Diri di Makam Tanpa Makan dan Minum sampai Mati

Cara untuk bisa mencapai pencerahan itu cukup mengerikan, dimana mereka harus melakukan mumifikasi pada diri mereka sendiri.

thevintagenews.com
Mumi di Jepang 

Jika mereka dalam keadaan utuh, maka akan diberikan diambil dari makam.

Kemudian dikenakan jubah mewah dan ditampilkan di kuil untuk disembah.

Sementara biksu yang jasadnya hancur ketika makam dibuka akan diberi penghormatan yang lebih sederhana.

Mereka dibiarkan terkubur tetapi masih dipuji karena ketahanan, ketangguhan, dan upaya mereka.

Mumi di Jepang (thevintagenews.com)
Mumi di Jepang (thevintagenews.com) 

Hanya sebagian dari mumi biksu yang ada dapat dilihat di kuil-kuil di seluruh Jepang.

Dan satu mumi yang paling dipuji dari semuanya adalah Shinnyokai-Shonin, yang hidup dari 1687 hingga 1783.

Dia meninggal dalam posisi lotus dan kini berada di sebuah kuil terpisah di Kuil Dainichi-Boo, sebuah situs yang berhubungan dengan para biarawan yang mengejar mumifikasi.

Mumi di Jepang (rebelcircus.com)
Mumi di Jepang (rebelcircus.com) 

Shinnyokai mengenakan pakaian secara teratur yang diubah selama ritual khusus.

Pakaian lamanya digunakan untuk menghasilkan jimat yang kemudian dijual kepada pengunjung yang datang ke kuil.(*)

Baca: Listrik Masih Padam di Sebagian Wilayah Aceh, PLN Janjikan Normal Malam Ini 

Baca: Remaja Putri Bireuen yang Dibacok Pacarnya Dirujuk ke Banda Aceh, Pelaku Dalam Sel Polres

 

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Demi Jadi Mumi, Para Biksu di Jepang Ini Rela Kurung Diri di Makam Tanpa Makan dan Minum sampai Mati, 

Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved