Luar Negeri

Rusia Kembangkan Senjata Baru, Anggarkan Dana Rp 21 Triliun, Putin Peringatkan Negara Lain

Dalam pembahasan anggaran tingkat pertama di Duma, dana untuk pengembangan senjata mencapai 97,4 miliar rubel, atau Rp 21,7 triliun

Rusia Kembangkan Senjata Baru, Anggarkan Dana Rp 21 Triliun, Putin Peringatkan Negara Lain
Sebuah simulasi komputer memperlihatkan rudal balistik antar-benua terbaru Rusia, Avangard, mengelak dari sistem pertahanan udara negara lain dengan kecepatan hipersonik. Rusia mengklaim rudal tersebut tidak akan bisa dikejar pertahanan anti-misil paling canggih manapun di dunia.(AP/RU-RTR Russian Television) 

SERAMBINEWS.COM - Dewan legislatif Rusia menaikkan anggaran yang sangat besar untuk keperluan pengembangan senjata baru.

Dalam pembahasan anggaran tingkat pertama di Duma, dana untuk pengembangan senjata mencapai 97,4 miliar rubel, atau Rp 21,7 triliun.

Komisi Bidang Senjata Duma, Vladimir Gutenev berkata, pengesahan anggaran itu mengalami kenaikan jika dibandingkan 2017.

Baca: Militer Rusia Tegaskan Tetap Bertahan di Suriah, Ini Tujuannya Kata Presiden Putin

Rudal nuklir 'Setan 2'. | businessinsider
Rudal nuklir 'Setan 2'. | businessinsider ()

"Saya berharap kolega saya di Duma bisa menyetujui rencana anggaran ini," tutur Gutenev dilansir RIA Novosti via Russian Today Kamis (7/6/2018).

April lalu, Bloomberg mengutip pejabat anonim, pemerintahan Vladimir Putin berencana memangkas pengeluaran di sektor militer.

Anggaran militer tersebut dialokasikan ke sektor lain seperti pendanaan kesehatan, infrastruktur, pendidikan, hingga kesejahteraan.

Sebab, saat berkampanye untuk pemilihan umum 18 Maret lalu, Putin menjanjikan bakal meningkatkan standar hidup warga Rusia.

Baca: Libatkan 18 Ribu Personel, AS dan 18 Negara NATO Latihan Perang di Perbatasan Rusia, Apa Tujuannya?

Merespon laporan itu, juru bicara presiden Dmitry Peskov berkata, rancangan anggaran yang disampaikan Bloomberg berbeda dari aslinya.

Adapun dalam pidato kenegaraanya awal Maret, Putin berujar bahwa Rusia telah berhasil mengembangkan senjata baru.

Antara lain rudal balistik antar-benua (ICBM) berkecepatan hipersonik, atau 20 kali kecepatan suara, yang diberi nama Avangard.

Kemudian rudal balistik lain bernama RS-28 Sarmat, atau berkode NATO Satan 2, yang rencananya bakal menggantikan rudal buatan Uni Soviet R-36M2 Voevoda atau SS-18 Satan.

"Saya ingin memberi tahu setiap negara yang mengembangkan senjata mereka dalam 15 tahun terakhir. Anda sudah gagal membendung Rusia," kata Putin.(*)

Baca: Media Prancis Ungkap Ancaman Arab Saudi Akan Serang Qatar Bila Beli Sistem Rudal S-400 Dari Rusia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kembangkan Senjata Baru, Rusia Anggarkan Rp 21 Triliun

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved