Takziah untuk Almarhumah ‘Ahli Waris’ Malahayati di Baperis

Bagi warga Aceh yang ingin bertakziah atas meninggalnya ahli waris Malahayati, Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam

Takziah untuk Almarhumah  ‘Ahli Waris’ Malahayati di Baperis
KOLASE/SERAMBINEWS.COM
Kolase foto Sultanah Teungku Putroe saat masih hidup dan makamnya di Kompleks Makam Iskandar Muda, Banda Aceh. 

BANDA ACEH - Bagi warga Aceh yang ingin bertakziah atas meninggalnya ahli waris Malahayati, Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam, maka dipersilakan ke Kompleks Pemakaman Kesultanan Aceh (Baperis) di samping Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Koordinator Umum Panitia Pelaksana Tahlilan Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam, Ir Tuanku Muntazar menyampaikan hal ini kepada Serambi kemarin. Didampingi Sekretaris Umum Panitia Pelaksana Tahlilan, Tuanku Muhammad Spd I, Tuanku Muntazar mengatakan hal ini perlu disampaikannya karena banyak yang bertanya lokasi takziah terhadap almarhumah.

“Maka pihak keluarga memutuskan bagi masyarakat Aceh yang ingin bertakziah dapat langsungke Kompleks Baperis, dan disana juga sudah ada pihak keluarga yang menyambut kedatangan masyarakat hingga malam hari,” ujarnya.

Seperti diketahui, Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam meninggal di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (6/6). yang kemudian dimakamkan di Kompleks Makam Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Rabu (6/6) malam. Pemakaman ini turut dihadiri Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

Sebelumnya jenazah yang pemakamannya difasilitasi Pemerintah Aceh ini tiba di Masjid Raya Baiturrahman sekitar pukul 21.50 WIB. Sanak kerabat dan para pelayat menshalatkan almarhumah di Masjid tersebut disela-sela pelaksanaan shalat tarawih rakaat kesepuluh.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Meuligoe Gubernur Aceh. Di Mushalla kediaman resmi orang nomor satu di Aceh itu, jenazah almarhum yang akrab disapa dengan Bunda Putroe kembali dishalatkan oleh Gubernur Aceh, Wakapolda, Brigjen Pol Supriyanto Tarah, para relawan Front Pembela Islam (FPI), serta ratusan warga. (una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved