Kebakaran Lahan di Bakongan, Kalak BPBD Aceh Selatan: Mudah-mudahan tidak Ada Letupan Api Malam Ini

Luasan lahan terbakar olah data Dandim 0107/Aceh Selatan melalui foto udara seluas 55,12 hektare.

Kebakaran Lahan di Bakongan, Kalak BPBD Aceh Selatan: Mudah-mudahan tidak Ada Letupan Api Malam Ini
IST
Foto udara memperlihatkan kebakaran lahan di Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Tim gabungan terdiri atas Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, TNI dan Polri terus berupaya memutus lidah api di areal lahan warga di Kecamatan Bakongan dan Kota Bahagia yang belum terbakar, walaupun dengan risiko api di bawah gambut yang sewaktu waktu dapat berakibat fatal.

"Alhamdulillah sudah 75 persen dapat teratasi hari ini, mudah-mudahan tidak ditambah letupan api malam ini, berharap pada bulan penuh berkah ini semua berjalan dengan baik," kata Kalak BPBD Aceh Selatan, Cut Sazalisma SSTP kepada Serambinews.com, Senin (11/6/2018).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari BPBD Aceh Selatan, tracking koordinat luasan lahan terbakar olah data Dandim 0107/Aceh Selatan melalui foto udara seluas 55,12 hektare.

"Itu merupakan data kejadian kebakaran lahan di Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan pada hari ketiga operasi pemadaman," kata Cut Sazalisma.

Sebagaimana diketahui, kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Kecamatan Bakongan dan Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (8/6/2018).

Akibat kebakaran tersebut aktivitas masyarakat menjadi terganggu, karena kondisi asap menebal selain mengganggu jarak pandang juga berpotensi gangguan terjadinya ISPA.

Tim BPBD Aceh Selatan Seksi Damkar bersama Muspika setempat terus berupaya menangani persoalan tersebut dan pada Jumat malam tim sudah bergerak ke lokasi kebakaran dengan peralatan Portable Pump seadanya.

Selain di Kecamatan Bakongan dan Kota Bahagia, pada Jumat malam kebakaran lahan juga terjadi di pegunungan Gampong Air Berudang, Kecamatan.

"Hingga Sabtu dini hari api masih terlihat dan kondisi medan dipuncak gunung dengan akses jalan dan sumber air tidak ada sedangkan dengan unit mobil damkar tidak bisa," ungkapnya.

Baca: Djarot Tidak Butuh Waktu Lama Dapat E-KTP Medan, Warga Keluhkan Pengurusan KTP Lambat

Baca: 3 Kali Ganti Suami, Dewi Perssik Belum Menunjukkan Tanda-tanda Hamil, Inikah Penyebabnya?

Baca: Pro-kontra Tokoh NU Yahya Staquf jadi Pembicara di Israel, Disaat Pembantaian di Jalur Gaza

Akibat lokasi kebakaran tidak bisa dijangkau, tim BPBD Aceh Selatan bersama TNI/Polri terpaksa termasuk Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST dan jajaran ikut melakukan pemantuan sekaligus melakukan koordinasi di lapangan.

"Strategi dilakukan adalah bila api terus membesar akan dilakukan pemadaman manual dengan menggunakan ranting dan alat yang memungkinkan," kata Cut Sazalisma.

Menurut Kalak BPBD, api diduga berasal dari tindakan warga yang melakukan aktivitas pembakar sampah di kebun, sehingga menyebabkan api merambat ke sekitar.

Kondisi ini menurutnya juga disebabkan oleh cuaca panas/musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Aceh Selatan.(*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved