Breaking News:

Polisi Evakuasi Truk yang Rusak di Jalan Nasional Subulussalam-Tapaktuan, Pemilik Abaikan Polisi

Hal ini karena posisi truk plus muatan sejenis pohon pinang membahayakan pengendara apalagi suasana mudik mendatang.

ist
PERSONEL Satlantas Polres Aceh Singkil turun tangan membongkar muatan truk tronton yang rusak untuk dievakuasi dari badan jalan nasional Subulussalam-Tapaktuan tepatnya Puncak Jongkong, Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Selasa (12/6/2018) 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM -  Personel Satlantas Polres Aceh Singkil turun tangan mengevakuasi truk tronton sarat muatan yang rusak di badan jalan nasional Subulussalam-Tapaktuan tepatnya Puncak Jongkong, Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Selasa (12/6/2018).

Hal ini karena posisi truk plus muatan sejenis pohon pinang membahayakan pengendara apalagi suasana mudik mendatang.

Kasatlantas Polres Aceh Singkil AKP Syukrif mengatakan personelnya sudah turun ke lokasi mengevakuasi barang muatan berupa pohon sejenis pinang yang panjang melebihi bak truk.

Baca: Besok, Polisi Evakuasi Truk Tronton yang Rusak di Jalan Nasional Subulussalam-Tapaktuan

Proses evakuasi mengerahkan satu unit crane untuk membongkar pohon tersebut dari bak truk yang sudah dua bulanan rusak di badan jalan nasional.

"Ini anggota sudah di lokasi dan proses evakuasi sedang berlangsung," kata Kasatlantas Polres Aceh Singkil, AKP Syukrif kepada Serambinews.com.

Untuk sementara, lanjut AKP Syukrif polisi membongkar muatan pohon tersebut selanjutnya truk diamankan.

Baca: Truk Ini Sudah 2 Bulan Parkir di Jalan Nasional Subulussalam-Tapaktuan, Warga: Bahaya di Tikungan!

Hak ini agar masyarakat nyaman melintasi kawasan itu saat mudik lebaran.

AKP Syukrif berharap proses evakuasi selesai hingga nanti malam sehingga jalur yang berada di dekat perkebunan kelapa sawit tidak lagi dikuatirkan pengendara.

Pada bagian lain, AKP Syukrif mengaku telah menghubungi pemilik truk yang rusak terkait keluhan warga.

Sayangnya, hingga kini pemilik truk termasuk barang muatan dan gudang tidak merespon komunikasi polisi.

Sehari lalu, pemilik truk juga tidak mengangkat saat dihubungi petugas. (*)

Penulis: Khalidin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved