Masjid Al-Falah Difungsikan 2019

Sekda Pidie, Muliyadi SPd MM, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) baru dapat mefungsikan Masjid Agung Alfalah Sigli

Masjid Al-Falah Difungsikan 2019
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Pengendara sepeda motor melintasi di depan proyek pembangunan perluasan Masjid Agung Al-Falah Sigli 

SIGLI - Sekda Pidie, Muliyadi SPd MM, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) baru dapat mefungsikan Masjid Agung Alfalah Sigli di Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli pada akhir tahun 2019.

Masjid yang menjadi ikon Kota Sigli ini diperluas sejak dua tahun lalu dan nantinya bisa menampung jamaah mencapai 6.000 orang. “Meski masih banyak yang harus dikerjakan, namun Masjid Al-Falah Sigli ini diharapkan selesai dan bisa difungsikan pada akhir 2019 nanti,” kata Sekda Pidie, Muliyadi, kemarin.

Ia menambahkan, pada tahun 2018 pemerintah kembali memplotkan dana lanjutan pembangunan masjid tersebut sebesar Rp 17 miliar, dan pekerjaannya sedang dalam proses tender oleh Pemerintah Aceh.

Pantauan Serambi, saat ini tidak ada aktivitas pekerja di lokasi proyek tersebut, karena masih menunggu hasil lelang. Hasil pekerjaan selama setahun ini yaitu baru pada tahap pembangunan lantai bawah dan sejumlah tiang.

Karena belum tuntasnya seluruh pekerjaan, Pemkab pun tidak memasang mesin pendingin (AC) di dalam masjid, sebelum masjid ini difungsikan secara resmi. Meski pun pemasangan AC ini menjadi tuntutan jamaah shalat tarawih sebulan terakhir, ia menyerahkan hal itu kepada panitia pengurus masjid.

Sekda Pidie, Muliyadi, menambahkan saat ini lingkungan Masjid Al-Falah Sigli belum dibersihkan sejak terhentinya aktivitas pekerja. Kondisi ini menurutnya harus ditangani oleh pengurus, karena dalam dua hari ke depan Masjid Agung ini akan digunakan oleh seribuan jamaah untuk shalat Idul Fitri 1439 H. Namun hingga kemarin, tempat wudhu dan wc belum dibersihkan.

“Jika perlu, tempatkan petugas untuk membersihkan tempat wudhu dan wc secara rutin. Apalagi Masjid Agung Al-Falah Sigli memiliki dana dari sumbangan warga yang saldo saat ini hampir mencapai Rp 200 juta. Jadi dengan kas masjid tersebut, seharusnya pengelolaan masjid kabupaten ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved