Idul Fitri 1439 H

Ini Tata Cara Salat Id yang Benar Serta Hal-hal yang Disunnahkan

Karena shalat Id hanya dilaksanakan setahun dua kali (Idul Fitri dan Idul Adha), maka sebaiknya kita membaca kembali tata cara shalat Id.

Ini Tata Cara Salat Id yang Benar Serta Hal-hal yang Disunnahkan
Umat muslim melaksanakan Shalat Idul Fitri 1438 Hijriah, di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (25/6). SERAMBI/BUDI FATRIA 

Memakai wangi-wangian bagi laki-laki dan pakaian yang bagus.

4. Mencukur rambut, memotong kuku dan menghilangkan bau yang tidak sedap.

5. Bertakbir ketika keluar hendak salat id.

Dalam suatu riwayat disebutkan: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar hendak shalat pada hari raya ‘Idul Fithri, lantas beliau bertakbir sampai di lapangan dan sampai shalat hendak dilaksanakan. Ketika shalat hendak dilaksanakan, beliau berhenti dari bertakbir.”

(Baca: Bawa Amunisi Senjata Api dalam Tas, Penumpang L-300 asal Aceh Timur Ditangkap di Aceh Utara)

6. Dianjurkan berjalan kaki sampai ke tempat shalat Id.

Dianjurkan berjalan kaki dan tidak memakai kendaraan kecuali jika ada hajat

Dari Ibnu ‘Umar, beliau mengatakan : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki.“

7. Setelah salat selesai, membaca wirid : Ayat kursi 13 kali, istighfar 15 kali, selawat 15 kali, zikir 15 kali dan ditutup dengan doa.

8. Saling memberi penghormatan antara satu dengan yang lainnya seperti mengucapkan “Taqabbalalallahu minna waminkum”.

9. Berjabat tangan dengan sesama jenis atau lawan jenis yang menjadi mahramnya.

(Baca: Kapan Hari Raya Idul Fitri? Besok Kemenag Aceh akan Pantau Hilal Syawal 1439 H di 7 Lokasi Ini)

Dilarang saat Hari Raya Idul Fitri

Perlu juga diingat, ada beberapa larangan bagi umat Islam saat merayakan hari Raya Idul Fitri.

1. Puasa

Meskipun puasa merupakan amalan yang baik. Namun hukum berpuasa saat hari raya baik Idul Fitri maupun Idul Adha adalah haram.

2. Berlebihan saat makan

Idul Fitri merupakan hari istimewa bagi umat islam.

Sehingga banyak dari umat islam merayakan hari kemenangan itu dengan mengisi berbagai hidangan lezat untuk para kerabat dan tamu.

Namun, dalam situasi tersebut, umat islam dilarang makan berlebihan.

3. Berlebihan dalam berpakaian dan berdandan

Tidak hanya makan, berpakaian dan berdandan secara berlebihan dan mencolok pun dilarang bahkan terkadang ada yang terkesan membuat aurat karena terlalu ketat.

Karena itu, sebaiknya dalam berpakaian tidak melanggar batas-batas syar’i yang telah ditetapkan baik bagi pria maupun wanita.

4. Mengulur waktu Salat

Silaturahmi ataupun acara halal bihalal tidak bisa menjadi alasan untuk mengulur-ulur waktu salat fardu apalagi meninggalkannya.(*)

Editor: Zaenal
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved