Luar Negeri

Kenapa China dan Negara-negara Ini Tambah Senjata Nuklir? Padahal AS dan Rusia Menguranginya

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak sepuluh hulu ledak dibanding tahun lalu (270)

Kenapa China dan Negara-negara Ini Tambah Senjata Nuklir? Padahal AS dan Rusia Menguranginya
Tampak dalam gambar DF-26, rudal balistik jarak menengah yang bisa dipasangi hulu ledak nuklir milik China.(Xinhua via South China Morning Post) 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah lembaga think-tank merilis laporan yang menyatakan China telah menambah persenjataan nuklirnya.

Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) melaporkan, per Januari lalu, Negeri "Panda" mempunyai 280 hulu ledak nuklir.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak sepuluh hulu ledak dibanding tahun lalu (270).

Selain itu, belanja militer China juga dikabarkan naik.

Baca: Rusia Bangun Drone Kapal Selam yang Bisa Angkut Senjata Nuklir, Begini Penampakannya

Tahun kemarin, China mengalokasikan 228 miliar dolar Amerika Serikat ( AS), atau sekitar Rp 3.183 triliun. Naik 5,6 persen dibanding 2016.

Jumlah tersebut membuat China menjadi negara dengan bujet militer terbesar kedua dunia, di bawah AS dengan 610 miliar dolar AS, atau Rp 8.537 triliun.

SIPRI dalam laporannya mengatakan, peningkatan dana belanja sekaligus penambahan kepala nuklir tersebut merupakan bentuk modernisasi militer.

Namun, khusus nuklir, SIPRI menuturkan tidak satu pun yang ditempatkan pada rudal balistik, atau disiagakan bersama pasukan.

Baca: Salah Perkiraan, 5 Kejadian Ini Hampir Memicu Dunia Kiamat Karena Perang Nuklir

"Nuklir tersebut digolongkan sebagai 'hulu ledak nuklir lain' yang berarti mereka dicadangkan atau ada kemungkinan pensiun," tutur SIPRI dilansir SCMP Senin (18/6/2018).

Lebih lanjut, SIPRI juga mengulas India dan Pakistan yang juga menambah senjata nuklirnya di samping percepatan pengembangan rudal balistik.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved