Luar Negeri

4 Orang Tewas akibat Gempa di Osaka Jepang dan Melukai Lebih dari 380 Orang

Korban tewas gempa yang mengguncang Osaka di Jepang pada Senin (18/6/2018) pagi bertambah menjadi empat orang dan melukai lebih dari 380 orang.

4 Orang Tewas akibat Gempa di Osaka Jepang dan Melukai Lebih dari 380 Orang
Warga berhenti untuk melihat kerusakan pada sebuah rumah yang hancur akibat gempa bumi di Ibaraki, Utara Osaka, Senin (18/6/2016). 2 orang tewas dan ratusan lainnya terluka akibat gempa berkekuatan 5,3 magnitudo dengan pusat kedalaman 15,4 km.(AFP PHOTO / JIJI PRESS / STR / J) 

SERAMBINEWS.COM, OSAKA - Korban tewas gempa yang mengguncang Osaka di Jepang pada Senin (18/6/2018) pagi bertambah menjadi empat orang dan melukai lebih dari 380 orang.

Korban jiwa terakhir diidentifikasi sebagai seorang perempuan berusia 81 tahun.

Dia meninggal setelah terjebak di bawah lemari kabinet di dalam rumahnya.

Selain itu, seorang bocah perempuan berusia 9 tahun tewas karena tertimpa dinding sekolahnya yang roboh akibat gempa.

Baca: Dipecat Oleh PPP Karena tak Mau Dukung Ahok di Pilkada Jakarta, Haji Lulung Merapat ke Partai Ini

Baca: Detik-detik Pria Ini Tercekik Lilitan Ular Piton Raksasa Saat Selfie, Lihat Videonya di Sini

 Dua korban lainnya merupakan pria lansia berumur 80 tahun yang tewas terkena runtuhan tembok, dan pria berusia 84 tahun yang tertindih lemari buku di rumahnya.

"Sejauh ini, kami mengonfirmasi bahwa empat orang tewas dan 381 orang mengalami cedera," kata juru bicara utama pemerintah Yoshihide Suga, Selasa (19/6/2018).

Badan Survei Geologi Amerika Serikat mencatatkan, gempa yang pada pukul 08.00 waktu setempat itu mencapai 5,3 magnitudo.

Baca: Timnas Rusia Vs Mesir - Ini 7 Fakta Menarik Kubu Tuan Rumah yang Perlu Anda Ketahui

Baca: Turki Tetap Beli Rudal S-400 Dari Rusia, Bagaimana Kontrak Pembelian 100 Jet Tempur Siluman Dari AS 

Sementara, Badan Meteorologi Jepang mendeteksi kekuatan gempa sebesar 5,9 magnitudo.

Otoritas terkait memperingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan yang kuat selama beberapa pekan ke depan, terutama dua hingga tiga hari setelah gempa kemarin.

Kementerian Pendidikan Jepang menginstruksikan lembaga pendidikan nasional untuk memeriksa bangunan sekolah.

Lebih dari 500 sekolah dasar dan menengah di Osaka dan empat prefektur lainnya mengalami kerusakan bangunan, seperti langit-langit yang runtuh dan kaca pecah.

Baca: Pengunjung Asal Medan Nyaris Ditarik Ombak Saat Berselfie di Tapak Tuan Tapa, Aceh Selatan

Baca: Pansel Akan Umumkan Hasil Ujian Tulis Calon KIP Pidie, Pendaftar 85 Orang, 13 Perwakilan Perempuan

"Pemerintah akan terus berupaya untuk menyelamatkan orang," kata Suga.

Kantor pemerintahan Osaka menyebutkan, sebanyak 108.000 rumah tangga tidak dapat dialiri air dan gas akibat gempa.

Aliran listrik yang sempat padam di sekitar 170.000 rumah sudah dapat dinyalakan dalam beberapa jam.(*)

Baca: Juwita Selamat Berkat Memeluk Helm, Menangis Cari 16 Orang Keluarganya Tenggelam

Baca: Boat Dihantam Ombak, Dua Nelayan Bireuen Terapung 13 Jam di Laut Lepas, Begini Cara Mereka Bertahan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa di Osaka Telan 4 Korban Jiwa, 500 Sekolah Rusak"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved