Breaking News:

Wagub Kecewa, Banyak PNS dan Tenaga Kontrak tak Disiplin

Saat inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dinas pada hari pertama masuk kerja pascalibur panjang Hari Raya Idul Fitri

Editor: bakri
WAKIL Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT bersalaman dengan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga kontrak saat berkunjung ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Banda Aceh, Kamis (21/6). Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi usai libur Lebaran. 

Sementara itu, Sekda Aceh, Dermawan bersama Biro Organisasi juga meninjau lima SKPA, yaitu Dinas Syariat Islam, Dinas Pangan Aceh, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. Sedangkan tujuh tim lagi dipimpin para asisten, staf ahli gubernur dan inspektur.

Sementara itu,Tim IV yang dipimpin Asisten II Setda Aceh, dr Taqwallah MKes yang didampingi Kepala Biro Prekonomian, Amirullah SE, MSi, Ak, dalam melaksanakan sidaknya ke lima SKPA, yaitu Dinas Peternakan, Dinas Registrasi Kependudukan, Dinas Infokom, Dinas Penanaman Modal, dan Dinas Perindag menatakan bahwa yang dilihat tidak hanya jumlah kehadiran PNS dalam ruang kerja, tapi juga suasana ruang kerja PNS.

Taqwallah menyatakan, lima dinas yang kami kunjungan, jumlah pegawai yang hadir rata-rata mencapai antara 95 - 97 persen. Tapi yang kurang memuaskan kami, adalah suasana penataan ruang kerja PNS masih terkesan semrawut. Meja, kursi, rak atau lemari tempat penyimpanan dokumen dan penempatan peralatan kerja, tidak disusun rapi dan teratur.

Banyak lemari yang sudah dibeli, tidak dimanfaatkan untuk menyimpan dokumen kantor. Dokumen kantor diletakkan di sembarangan tempat, padahal lemari tempat penyimpan dokumen masih kosong. Berikutnya, kebiasaan buruk pegawai, menumpuk kertas kerja di atas meja dalam jumlah yang banyak.

Dari lima unit ruang kerja yang kami kunjungi setiap dinas, ungkap Taqwallah, hanya satu ruang kerja yang bagus dan rapi susunan meja, kursi dan tempat penyimpanan dokumennya. “ Yang lainnya seperti ruangan kakek - kakek dan nenek -nenek tua yang suka simpan barang bekas, disembarangan tempat,”ujarnya.

Kewibawaan ruang kerja PNS di lima SKPA itu, kata Taqwallah, sangat rendah, karena penataan ruangannya belum baik dan masih semrawut. Ada dinas yang pegawainya sering melakukan perjalanan dinas ke luar negeri, tapi suasana ruang kerjanya tetap semrawut. Harusnya, penataan ruang kerjanya bisa lebih baik lagi dari ruangan kerja yang lain. Ada dinas ruang kerjanya baru, tapi pegawainya tak bisa menata ruang kerja menjadi lebih apik.

Kepada dinas yang ruang kerjanya masih semrawut itu, misalnya, di atas lemari masih ditempatkan banyak kardus, tempat simpan dokumen kantor dan lainnya. Taqwallah berharap, bagian atas lemari-lemari kantor itu mulai bulan depan harus sudah dibersihkan dari tumpukan dokumen. (her)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved