Piala Dunia 2018

Selebrasi Shaqiri & Xhaka dan Sejarah Kelam Pembantaian Muslim Albania oleh Serbia di Kosovo

Kedua pemain tersebut secara kebetulan memang berasal dari keluarga imigran berdarah Kosovo, negara pecahan Serbia.

Via Intisari
Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri 

Selain aksi pembantaian, Djordjevic juga dinyatakan bertanggung jawab atas deportasi paksa terhadap 200.000 warga etnis Albania.

Baca: Besok Pemilu Turki Digelar, Bagaimana Nasib Erdogan? Ini Lawan Beratnya

Baca: Segini Harga Termurah dan Termahal Tiket Menonton Piala Dunia 2018

Artikel ini sudah tayang di Intisari Online dengan judul: Lewat Selebrasi, Shaqiri dan Xhaka Membuka Kembali Sejarah Kelam Pembantaian Muslim Albania oleh Serbia di Kosovo

Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved