Breaking News:

Ini Penjelasan KPU Terkait Syarat Kuota Caleg DPRA/DPRK 100 Persen

"Selama ini memang (regulasi) yang setingkat undang-undang yang mengatur kuota caleg 120 persen tidak ada.

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ilham Saputra, Komisioner KPU 

Nyatanya di UUPA tidak diatur ketentuan tentang daftar calon 120 persen. 

Lalu kenapa bisa kuota caleg 120 persen diatur dalam Qanun 3 Tahun 2008?

Ilham menjelaskan bahwa hal ini karena qanun tersebut dalam konsiderannya merujuk pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. 

Baca: KPU: Syarat Calon Anggota DPRA/DPRK 100 Persen

"Dalam Undang-Undang 10 Tahun 2008 memang diatur bahwa daftar caleg 120 persen (khusus untuk Aceh). Jadi Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2008 tidak merujuk kepada UUPA ketika membuat ketentuan 120 persen tapi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008," jelas dia. 

Sementara saat ini, lanjut Ilham, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tidak bisa lagi dijadikan rujukan, karena sudah dicabut dan digantikan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 di mana diatur kuota daftar caleg diajukan maksimal 100 persen dari jumlah kursi dari setiap dapil. 

Menurut Ilham, sebelum surat keputusan itu dikeluarkan, KPU sudah pernah menyampaikan keinginan itu kepada Komisi I DPRA yang dipimpin Azhari Cage saat melakukan pertemuan dengan KPU beberapa waktu lalu.

"Ketika tim DPRA datang ke KPU RI kami sempat menyampaikan," ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved