Kalau DPRA belum Puas, Gubernur akan Jawab Tertulis

Anggota DPRA mengaku tidak puas dengan jawaban Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf terhadap hak interpelasi DPRA

Kalau DPRA belum Puas, Gubernur akan Jawab Tertulis
KOLASE/SERAMBINEWS.COM
Kolase foto Wagub Aceh Nova Iriansyah dan surat kepada DPRA tentang Hak Interpelasi. 

Anggota DPRA mengaku tidak puas dengan jawaban Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf terhadap hak interpelasi DPRA yang dibacakan oleh Wagub Nova Iriansyah dalam rapat paripurna istimewa di Gedung DPRA, kemarin.

Ketua DPRA, Tgk Muharuddin mengaku jawaban yang diberikan Irwandi sangat normatif dan tidak sesuai dengan harapan.

“Semua kami belum puas dengan jawaban tersebut, sungguhpun ada beberapa jawaban yang telah ditanggapi langsung oleh Bapak Gubernur secara tertulis yang dibacakan oleh Bapak Wagub, tapi ada beberapa pertanyaan yang dianggap belum begitu memuaskan,” kata Muharuddin seusai rapat paripurna.

Amatan Serambi, memang ada beberapa pertanyaan yang ditanyakan khusus kepada Gubernur Irwandi tak dijawab Wagub. Tapi, Wagub berjanji akan menyampaikan setiap pertanyaan tersebut kepada Irwandi dan akan disampaikan jawabannya pada rapat paripurna ketiga, Senin (2/7).

Begitupun, dari hasil rapat Badan Musyarawah (Banmus) DPRA disepakati untuk mengundang kembali Gubernur Irwandi pada rapat paripurna ketiga guna meminta jawaban atas beberapa pertanyaan yang belum terjawab. Di antaranya persoalan pengangkatan Ir Nizarli MT sebagai Ketua ULP Aceh.

“Dalam sidang paripurna poin tersebut dipertanyakan juga. Ini perlu juga tanggapan dari Gubernur Aceh. Kita harapkan hari Senin nanti mudah-mudahan bisa dijawab oleh Saudara Gubernur,” ujar politisi Partai Aceh itu.

Di sisi lain, Muharuddin juga menyesalkan ketidakhadiran Gubernur Irwandi pada rapat interpelasi itu. “Padahal, sebelumnya diharapakan adanya terjadi interaksi antara DPRA dengan gubernur langsung, itu akan lebih terasa. Tapi dengan diwakili seperti ini, sementara yang dipertanyakan persoalan Pak Irwandinya, ya jadi tak memuaskan,” kata Muhar.

Bahkan anggota DPRA, Dr Mariati dalam rapat itu menyatakan, percuma saja anggota DPRA mempertanyakan sejumlah persoalan kepada Gubernur Irwandi, jika orang yang ditanyai tidak ada. Karena itu, DPRA berharap pada rapat interpelasi ketiga Gubernur Irwandi bisa hadir tanpa diwakili.

“Karena ada persoalan-persoalan yang sangat sepesifik yang tidak bisa diwakili, karena yang sangat mengerti dan mengetahui adalah beliau sendiri. Jadi, sangat terasa memang dari jawaban gubernur tadi yang dibacakan Wagub belum memuaskan,” demikian Muharuddin.

Akan dijawab tertulis
Amatan Serambi, sepuluh anggota DPRA yang telah mendengar jawaban Gubernur Irwandi yang dibacakan Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam rapat paripurna istimewa Kamis (28/6) di Gedung Utama DPRA menyatakan tidak puas dan meminta Pimpinan DPRA untuk meneruskan hak interpelasi (bertanya) anggota dewan menjadi hak angket (penyelidikan).

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved