Breaking News:

Museum Tsunami Ekspresikan Kearifan Lokal "Smong" pada Even PKA VII

"Selain itu, juga kita pamerkan koleksi-koleksi terkait dengan peristiwa tsunami baik dalam bentuk audio visial maupun kebendaan," ujar Hafni.

SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Wisatawan berkunjung ke Museum Tsunami, Banda Aceh. 

Laporan Fikar W Eda | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Museum Tsunami Aceh mengekspresikan kearifan lokal "smong" dalam Pekan Kebudyaan Aceh (PKA) VII, yang akan disampaikan dalam bentuk pertunjukan tradisi lisan.

"Kita angkat kearifan lokal masyarakat dalam menghadapi kesiapan bencana. Salah satunya tradisi lisan Smong dari Simeulue," kata Kepala Museum Tsunami, Hafnidar SS MHum, di Banda Aceh, Jumat (28/6/2018).

Museum Tsunami salah satu tempat pameran yang sangat diandalkan dalam PKA VII, yang akan dihadiri delegasi seni dalam dan luar negeri.

Pengelola museum menampilkan pesan-pesan kearifan lokal itu dalam bentuk seni pertunjukan.

"Selain itu, juga kita pamerkan koleksi-koleksi terkait dengan peristiwa tsunami baik dalam bentuk audio visial maupun kebendaan," ujar Hafni.

Baca: Pembukaan PKA VII Dilengkapi Teknologi Video Mapping Menciptakan Imajinasi Fantastis

Baca: Aceh Gelar PKA VII pada 5 –15 Agustus 2018

Baca: Ini Dia “Pomeurah Meuseudati” Pemenang Lomba Maskot PKA VII 2018

Ia mengharapkan masyarakat luas bisa menyaksikan koleksi-koleksi Museum Tsunami itu dan menarik pelajaran dari peristiwa tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004 silam.

Hafni juga akan mengumpulkan kembali lukisan-lukisan karya pelukis Aceh korban tsunami yang berkisah tentang tsunami.

Lukisan tersebut pernah dipamerkan di museum itu pada 2009 silam.

"Kita akan tata kembali, sehingga semua koleksi museum bisa dipamerkan ke publik," demikian Hafnidar.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved