BREAKINGNEWS - Petugas Satpol PP Tertibkan Puluhan PKL di Taman Samping Masjid Raya Baiturrahman

Lokasi penertiban berada persis di area taman samping Masjid Raya Baiturrrahman Banda Aceh, yang telah lama diduduki pedagang.

IST
Suasana penertiban PKL di samping Masjid Raya Banda Aceh, Kamis (5/7/2018) pagi. 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banda Aceh, akhirnya menertibkan puluhan Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Gampong Baro, Kamis (5/7/2018) pagi.

Lokasi penertiban berada persis di area taman samping Masjid Raya Baiturrrahman Banda Aceh, yang telah lama diduduki pedagang.

Operasi itu dipimpin langsung Kasatpol PP Banda Aceh, M Hidayat didampingi Asisten I Setdakota Banda Aceh, Bachtiar SSos. Hadir pula perwakilan dari instasi terkait seperi Disperindagkop, Dishub, dan lainnya.

(Baca: Irwandi Resmi Tersangka)

(Baca: PNA Beri Bantuan Hukum)

Sejumlah petugas yang tiba di lokasi sejak pukul 9 pagi langsung mengangkut gerobak pedagang di kedua sisi badan jalan tersebut.

Kebanyakan mereka menjual aneka snack, minuman ringan, mainan anak-anak, dan asesoris hp.

Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Hidayat kepada Serambinews.com mengatakan, langkah tersebut sudah sesuai Qanun Nomor 3 Tahun 2007 Pasal 5 tentang pengaturan dan penataan PKL.

Menurutnya, aktivitas PKL di kawasan tersebut tidak memiliki izin dan sangat mengganggu ketertiban lalu lintas.

(Baca: VIDEO - Panglima Brunei Kagumi Keindahan Masjid Raya Baiturrahman)

(Baca: VIDEO – Suasana Pernikahan Tommy Kurniawan - Lisya Nurrahmi di Masjid Raya Baiturrahman)

Selain itu, dalam rangka menyambut muzakarah ulama yang dihadiri ribuan tamu dari dalam dan luar negeri pada 13-16 Juli 2018 di Banda Aceh, pihaknya perlu memastikan setiap titik dengan kondisi yang semerawut menjadi lebih teratur dan indah.

"Masjid Raya ini sudah menjadi icon Banda Aceh yang sangat populer. Jangan sampai kesan para tamu yang datang menjadi tidak baik karena kondisi kumuh di sekitar masjid," pungkasnya.

Untuk diketahui, aktivitas PKL di kawasan tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun. Tak adanya lapak berjualan menjadi alasan para pedagang untuk mengais secuil rezeki di pusat kota itu.(*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved