Breaking News:

Mobil Agya yang Disopiri Mahasiswi Terguling di Luengbata, Pemicunya Diduga Karena Ini 

Pada saat itu polisi dibantu warga setempat bersama-sama membantu mengangkat dan membalikkan kembali mobil

Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Mobil Toyota Agya BL BL 441 JO yang datang dari arah Jambo Tape dan menuju ke arah Terminal Batoh, Banda Aceh, terguling di Jalan Mr Muhammad Hasan, Gampong Sukadamai, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh, Kamis (5/7/2018) sekitar pukul 07.45 WIB 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mobil Toyota Agya BL BL 441 JO yang datang dari arah Jambo Tape dan menuju ke arah Terminal Batoh, Banda Aceh, terguling di Jalan Mr Muhammad Hasan, Gampong Sukadamai, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh, Kamis (5/7/2018) sekitar pukul 07.45 WIB.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kasat Lantas, Kompol Thomas Nurwanto SE SH kepada Serambi menjelaskan mobil Agya tersebut dikemudikan oleh Raihan (23) warga Gampong Batoh, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh.

Baca: Penumpang Avanza Putus Kaki dalam Kecelakaan di Jalan Lurus Lhoong Aceh Besar, Dinding Mobil Robek

Dari keterangan korban, kata Kasat Lantas, kecelakaan tunggal yang dialami mahasiswi itu, terjadi akibat dirinya didera ngantuk.

"Pemicunya diduga karena korban mengantuk. Korban yang tersentak baru menyadari mobil yang dikemudikan itu hilang kendali, sehingga terguling dengan posisi mobil terbalik menyamping dan mengarah ke arah Terminal Batoh," kata Kompol Thomas.

Kanit Laka, Ipda Ading Surya D menambahkan pada saat kejadian, korban hanya seorang diri dan mengendarai mobil Agya nya itu.

Baca: Trump Mulai Bidik Indonesia Untuk Perang Dagang, Pengusaha Diimbau Tetap Waspada

Korban hanya mengalami luka lecet di kening. Pada saat itu polisi dibantu warga setempat bersama-sama membantu mengangkat dan membalikkan kembali mobil yang terguling dalam posisi menyamping.

"Untuk kasusnya tidak diproses, di samping itu kecelakaan itu, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa serta rusaknya fasilitas publik," pungkas Ipda Ading.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved