Perang Dagang AS-China Dimulai Besok, Bagaimana Nasib Rupiah

Terhitung hampir dua bulan, BI telah menaikkan bunga sebesar 100 basis points (bps) menjadi 5,25%.

Perang Dagang AS-China Dimulai Besok, Bagaimana Nasib Rupiah
Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, berbicara dalam forum ekonomi. Keduanya menyepakati perdagangan senilai 250 miliar dolar AS atau Rp 3.379 triliun (9/11/2017).(Fred Dufour/AFP) 

Sebaliknya, jika setelah trade war besok pergerakan nilai tukar rupiah dalam batas yang normal.

Josua melihat peluang BI menaikkan bunga acuannya di Agustus mendatang.

Tentu saja sambil melihat respon pasar terhadap rilis data defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) dan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2018.

Perkiraannya, CAD kuartal kedua akan melebar ke atas 2,5% dari produk domestik bruto (PDB).

"Timingnya (kenaikan bunga acuan BI) yang pas di Agustus," tandasnya.(*)

Baca: Uang Rp 30 Miliar Pun Ikut Melayang, Bagaimana Pembayaran Gaji ASN?

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Jika rupiah melemah setelah perang dagang, BI bisa naikkan bunga lagi

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved