OTT KPK di Aceh

Ruang ULP Disegel KPK, Proses Tender Proyek APBA 2018 Distop Sementara

Kita harapkan, penyegelan itu tidak terlalu lama, sehingga pelaksanaan tender proyek bisa dilanjutkan.

Ruang ULP Disegel KPK, Proses Tender Proyek APBA 2018 Distop Sementara
Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah berbincang dengan peserta seusai membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Raker Kesda) di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa (17/4). 

Laporan Herianto | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pelaksanaan tender proyek APBA 2018 dalam beberapa hari ke depan terhenti sementara karena ruang kerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Kantor Biro Pengadaan Barang Setda Aceh, disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (4/7/2018).

Penyegelan ruang ULP dilakukan KPK sehubungan dengan pemeriksaan dan penahanan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf terkait pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) dana fee proyek Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Dalam kasus itu, KPK menangkap dan menetapkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah bersama dua orang lainnya sebagai tersangka.

Baca: KPK Tetapkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi sebagai Tersangka

Baca: OTT Irwandi Yusuf dan Ahmadi, KPK Sebut Uang Rp 500 Juta untuk Beli Medali dan Jersey Aceh Marathon

Baca: OTT KPK - Begini Kesaksian Anggota DPRK Bener Meriah Ketika Bupati Ahmadi Ditangkap

Baca: Nasib Kapten Irwandi dan Kejutan Jelang Setahun Memimpin Aceh

Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang dimintai konfirmasinya usai rapim evaluasi pelaksanaan proyek APBA 2018 di ruang P2K Setda Aceh, Kamis (5/7/2018)  kepada wartawan mengatakan, mengenai penyegelan ruang kerja ULP Biro Pengadaan Barang Setda Aceh, ia sudah diberi tahu oleh Sekda Aceh Dermawan.

"Tim KPK melakukan penyegelan ruang kerja ULP tersebut didasari aturan hukum dan kita harus menerimanya. Kita harapkan, penyegelan itu tidak terlalu lama, sehingga pelaksanaan tender proyek bisa dilanjutkan. Alasannya, masih ada ratusan paket proyek APBA 2018 yang sudah dilelang terbuka, belum ada penetapan pemenangnya," kata Nova.

Terkait informasi Mendagri Tjahyo Kumolo, akan menunjuk Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh kepada Wakil Gubernur Aceh, sampai Kamis (5/7/2018) pukul 13.00 WIB, Nova Iriansyah dan Sekda belum menerima SK penetapannya.

Baca: Steffy Burase Doakan Irwandi Yusuf: Dia Sangat Mencintai Rakyatnya

Atas peristiwa tersebut, kata Nova, Pemerintah Aceh saat ini sedang berduka.

“Kita minta masalah pemeriksaan bisa cepat selesai dan Pak Gubernur bisa bersama kita lagi. Kepada Pak Gubernur dan keluarga, juga kita minta untuk bersabar atas cobaan saat ini,” kata Nova Iriansyah didampingi Kabiro Humas dan Protokol Setda Aceh, Rahmad dan Jubir Pemerintah Aceh Saifullah Abdul Gani.(*)

Penulis: Herianto
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved