Sempat Tertunda Karena Aksi Protes, DPRK Abdya Lanjutkan Fit and Proper Test 15 Calon Anggota KIP

15 calon anggota KIP Abdya yang gugur, menolak hasil ujian seleksi yang dilakukan Panitia Seleksi Penjaringan dan Penyaringan calon KIP Abdya.

Sempat Tertunda Karena Aksi Protes, DPRK Abdya Lanjutkan Fit and Proper Test 15 Calon Anggota KIP
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Ketua Komisi A DPRK Abdya, Nurdianto (kiri) melakukan fit and proper test seorang calon anggota KIP Abdya, Kamis (5/7/2018) di Kantor DPRK Abdya. 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (5/7/2018), melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap 15 calon anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP).

Ketua Komisi A DPRK Abdya, Nurdianto mengatakan selain wawancara, ke 15 calon anggota KIP tersebut juga akan mengikuti ujian tulis.

"Ujian tulis akan diberikan oleh masing-masing anggota DPRK Abdya. Setiap anggota DPRK Abdya berhak memberikan empat soal essay pada peserta," kata Ketua Komisi A, Nurdianto kepada Serambinews.com di sela-sela tes tersebut.

Seperti diketahui, seleksi calon anggota KIP ini sempat tertunda setelah 15 calon anggota KIP Abdya yang gugur, menolak hasil ujian seleksi yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Penjaringan dan Penyaringan calon KIP Abdya.

Baca: Gunung Agung dalam Status Siaga dan Erupsi Tiga Kali Sehari, Amankah Berlibur ke Bali Saat Ini?

Baca: Diblokir Kominfo, Petinggi Aplikasi Tik Tok Bergegas Terbang dari China ke Indonesia

Baca: BPOM Nyatakan Susu Kental Manis Tak Mengandung Susu: Ini Bahaya di Balik Susu Kental Manis

Pasalnya, pada tahapan seleksi ujian tulis diduga terjadi kebocoran soal.

Sehingga, 15 calon yang tidak diajukan oleh Pansel ke DPRK itu melakukan protes.

Atas desakan itu, Komisi A DPRK Abdya pun menyurati Pansel, untuk meminta klarifikasi dan tanggapan dari Pansel.

Tiga hari kemudian, pansel memberikan tanggapannya.

Salah satu jawaban yang disampaikan adalah, setelah menyerahkan hasil ujian itu ke DPRK, sesuai Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Di Aceh Pasal 15, maka tugas mereka berakhir atau demisioner.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved