UAS: Agama dan Politik tak Bisa Dipisahkan

Ustaz Abdul Somad (UAS) menjadi penceramah pada tabligh akbar di Lapangan Paya Kareung, Bireuen

UAS: Agama dan Politik tak Bisa Dipisahkan
USTAZ Abdul Somad (UAS) memberi tausiah pada tablig akbar di Lapangan Paya Kareung, Bireuen, Rabu (4/7). 

* Tabligh Akbar di Paya Kareung

BIREUEN - Ustaz Abdul Somad (UAS) menjadi penceramah pada tabligh akbar di Lapangan Paya Kareung, Bireuen, Rabu (4/7). Dalam ceramah yang berlangsung selama satu jam itu, UAS menyampaikan pentingnya kepemimpinan dan politik Islam. “Kalau orang Islam tidak peduli pada politik, maka akan dipimpin oleh politisi yang tidak peduli kepada Islam. Agama dan politik merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan,” tegas Ustaz Abdul Somad.

Dikatakan ustaz jebolan Maroko ini, berbicara politik memang tak dapat dipisahkan dari islam. Karena itu, umat Islam tidak hanya memperhatikan ibadah semata, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji saja, namun juga harus melek politik.

“Oleh sebab itu, umat Islam harus memberikan suaranya dalam memilih dan menentukan pemimpin, jangan golput, itu hukumnya haram. Pemimpin yang dipilih juga mempunyai kriteria salah satunya peduli agama dan memperjuangkan Islam,” sebutnya di hadapan ribuan masyarakat yang hadir di Lapangan Paya Kareung.

Sistem politik di Indonesia saat ini, papar UAS, dalam memilih pemimpin adalah demokrasi, dengan cara memberikan hak suara. “One man one vote (satu orang, satu suara). Karenanya, janganlah sampai salah pilih, nantinya pada 2019, lebih kurang 9 bulan lagi, kita akan memilih calon anggota DPR kabupaten/kota, provinsi, pusat, DPD, serta presiden. Maka harus menentukan pilihan yang tepat. Perhatikan calon dan dengar sepak terjangnya, lalu Shalat Istikharah,” jelas dosen di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru, Riau itu.

Panitia Tabligh Akbar, H Ruslan M Daud mengucapkan terima kasih kepada Ustaz Abdul Somad yang telah hadir pada acara tersebut di tengah-tengah kesibukannya. “Semoga saja, berpolitik yang islami seperti diuraikan UAS bisa terwujud di Bireuen,” harapnya.(c38)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved