Pencairan Dana Desa Geulanggang Gajah tak Jelas Lagi, Ini Tanggapan DPRK Abdya

Dari 152 gampong di Abdya, hanya Desa Geulanggang Gajah tidak bisa mencairkan anggaran desa tahap I tahun 2018.

Pencairan Dana Desa Geulanggang Gajah tak Jelas Lagi, Ini Tanggapan DPRK Abdya
Acehselatan.com
Ilustrasi 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Anggaran Gampong Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tahun 2018, tidak jelas lagi pencairannya.

Peristiwa tersebut sangat merugikan masyarakat setempat.

Karena dari 152 gampong di Abdya, hanya Desa Geulanggang Gajah tidak bisa mencairkan anggaran desa tahap I tahun 2018.

Sebanyak 151 desa yang sudah mencairkan anggaran sedang melaksanakan kegiatan dibutuhkan masyarakat masing-masing.

Dampak lain, seluruh aparatur desa, pengurus masjid dan pengurus adat Desa Geulanggang Gajah tidak dibayar honor selama tujuh bulan (Januari-Juli 2018) karena anggaran tidak tersedia.

Seperti diketahui anggaran untuk membayar honor mereka dianggarkan dalam anggaran desa atau APBG 2018.

Baca: Geulanggang Gajah Terancam Lumpuh

Anggaran tidak cair akibat anggaran Desa Geulanggang Gajah tahap I 2017 bernilai Rp 677.626.600, belum dapat dipertanggungjawabkan oleh keuchik yang sudah diberhentikan sementara.

Anggota DPRK Abdya, Iskandar ketika dihubungi Serambinews.com, Jumat (13/7/2018) menyatakan prihatin atas peristiwa tidak bisa dicairkan anggaran Desa Geulanggang Gajah tahun 2018 disebabkan belum tuntas LPJ (laporan pertanggungjawaban) tahap I 2017.

Dia meminta aparat penegak hukum di Kabupaten Abdya, mengusut dugaan penyimpangan pelaksanaan anggaran Gampong Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee tahap I tahun 2017 bernilai Rp 677.626.600.

Halaman
123
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved