Serangan Hama Wereng Meluas

Serangan hama wereng terhadap tanaman padi di Bireuen yang muncul sejak dua minggu lalu semakin meluas

Serangan Hama Wereng Meluas
SERAMBINEWS.COM/ASNAWI LUWI
Lahan pertanian di Kute Seri, Kecamatan Bambel, diserang hama wereng, Sabtu (27/1/2018). 

BIREUEN - Serangan hama wereng terhadap tanaman padi di Bireuen yang muncul sejak dua minggu lalu semakin meluas. Langkah antisipasi sudah dilakukan para penyuluh lapangan, petugas pengamat hama, dan petani itu sendiri serta Dinas Pertanian Bireuen. Selain turun ke lapangan, juga membantu obat-obatan pembasmi hama wereng untuk mencegah meluasnya serangan hama.

Tim Dinas Pertanian Bireuen dan unsur lainnya, Selasa (17/7), turun ke salah satu titik tanaman padi yang terkena serangan hama wereng di Desa Lancok-lancok, Kecamatan Kuala. Sekretaris Dinas Pertanian, Ir Syahrul yang didampingi Kabid Tanaman Pangan, Ir Hj Meutia dan unsur lainnya melihat secara dekat serangan hama wereng.

Hasil amatan sementara, kata Ir Syahrul, hama wereng muncul di kawasan itu sejak minggu lalu dan serangan terus meluas apabila tidak diantisipasi segera. Dalam pertemuan lapangan kemarin, tim mengambil satu sampel tanaman padi yang di bagian pangkalnya terdapat ratusan hama wereng di batang padi. “Memang hama wereng jumlahnya ratusan ekor pada satu batang padi. Bila tidak diantisipasi segera akan meluas dan hama wereng cepat berkembang biak dengan mengisap batang padi,” ujar Syahrul.

Dalam kunjungan kemarin, Distan juga membawa dan membagikan obat-obatkan pembasmi hama berupa cairan pembasmi hama yang diaduk dan diberikan kepada para petani untuk melakukan penyemprotan. Serangan hama wereng di kawasan itu terdapat di areal persawahan Desa Cot Kuta, Cot Geulumpang, Geulumpang Baroh, Balee Kuyun, Lancok-lancok, dan Kareung. Luas serangan di Kecamatan Kuala mencapai 1.000 meter lebih. Begitu juga di Peusangan maupun Kota Juang. Tanaman padi yang terkena serangan sudah berusia dua bulan lebih dan ada yang mulai bunting.

“Bila sudah ada gejala hama wereng, segera periksa di pangkal tanaman dan akan terlihat hama wereng. Lakukan segera penyemprotan,” ujar Syahrul, yang didampingi penyuluh pertanian dan pengamat hama serta anggota Babinsa yang bertugas di Kuala.

Membasmi hama wereng dapat dilakukan dengan penyemprotan obat pembasmi hama. Penyemprotan sangat efektif dilakukan sebelum siang atau sekitar pukul 07.00 - 09.00 WIB, sore hari mulai pukul 16.00 - 18.00 WIB.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian Bireuen, Ir Syahrul kepada sejumlah petani di Desa Lancok-lancok, Kecamatan Kuala Bireuen, Selasa (17/7) kemarin, saat tim Distan turun ke lapangan memantau serangan hama wereng pada tanaman padi di kawasan itu. Penyemprotan juga harus tepat sasaran yaitu pada pangkal tanaman padi, sehingga serangan bisa dicegah.

Selain itu, petani harus rajin memantau tamanan sehingga cepat diketahui dan cepat diantisipasi. “Apabila hari ini luas serangan hanya 2 meter, bila tidak diantisipasi dalam dua hari ke depan sudah mencapai 200 meter,” ujarnya. Menyangkut luas serangan hama wereng tahun ini, diperkirakan mencapai 2.000 meter lebih di tiga kecamatan yaitu Kuala, Peusangan, dan Kota Juang. Sedangkan data lengkap sedang dihimpun petugas lapangan. (yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved