Biaya Produksi Capai Rp1,6 Triliun, Namun Film Ini Diprediksi Miliki Pendapatan Terburuk

Namun, dalam tiga hari pertama pemutaran di berbagai bioskop, film ini mendapatkan penilaian buruk dari situs resensi film Douban.

Intisari online
Asura 

SERAMBINEWS.COM - Baru diputar selama akhir pekan lalu film produksi Cina dengan biaya termahal, Asura, sudah ditarik dari berbagai bioskop.

Pasalnya, film dengan biaya produksi 750 juta yuan atau sekitar Rp1,6 triliun itu hanya meraup pendapatan kurang dari 50 juta yuan atau Rp107 miliar selama akhir pekan lalu.

Kisah film ini didasari mitologi Cina dengan dibintangi para aktor ternama Negeri Tirai Bambu dan efek khusus yang cukup memukau.

Selain itu, film ini diproduksi beberapa perusahaan film terbesar Cina seperti Alibaba Pictures, Zhenjian Film Studio, dan Ningxia Film Group.

Baca: Bermuatan 200 Ton Emas, Kapal Rusia yang Karam 113 Tahun Lalu Ditemukan

Film ini berkisah tentang seorang gembala kambing yang melindungi sebuah negeri mistis dari serangan musuh.

Sebelum dirilis, berbagai media pemerintah Cina menghujani film ini dengan berbagai pujian dan resensi positif.

Harian People's Daily bahkan menyebut Asura sebagai film blockbuster Cina yang paling dinanti dan mampu bersaing di musim panas.

Sementara itu, Ningxia Film Group mengatakan, pihaknya amat menginginkan film ini meningkatkan rasa percaya diri terhadap budaya Cina dan memupuk bakat-bakat domestik.

Baca: KPK Periksa Steffy Burase

Di saat Cina mulai mengambil alih peran AS sebagai pasar utama film dunia, Asura diharap menjadi pelopor waralaba film seperti trilogi The Lord of the Ring atau Game of Thrones.

Namun, dalam tiga hari pertama pemutaran di berbagai bioskop, film ini mendapatkan penilaian buruk dari situs resensi film Douban.

Buruknya penilaian dan pendapatan film ini menjadi alasan utama produser menarik Asura dari peredaran.

Mereka akan berusaha memoles kembali film itu dan akan merilisnya kembali dalam waktu dekat.

Baca: Cara Australia Lindungi Lingkungan

Jika dalam rilis kedua film ini juga tidak sukses maka produser akan merugi sekitar 105 juta dolar AS atau sekitar Rp1,5 triliun.

Dan, jika hal itu terjadi maka Asura akan menjadi film dengan pendapatan terburuk dalam sejarah film dunia. (Ervan Hardoko)

Artikel ini tayang pada Intisari Online dengan judul : Biaya Produksinya Capai Rp1,6 Triliun, Film Ini Malah akan Jadi Film dengan Pendapatan Terburuk dalam Sejarah

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved