Rusia Mulai Bangun Infrastruktur untuk Pasang Rudal Balistik Hipersonik

Diwartakan TASS Kamis (19/7/2018), rudal tersebut bakal dipasang di unit Pasukan Rudal Strategis Dombarovsky.

Rusia Mulai Bangun Infrastruktur untuk Pasang Rudal Balistik Hipersonik
Sebuah simulasi komputer memperlihatkan rudal balistik antar-benua terbaru Rusia, Avangard, mengelak dari sistem pertahanan udara negara lain dengan kecepatan hipersonik. Rusia mengklaim rudal tersebut tidak akan bisa dikejar pertahanan anti-misil paling canggih manapun di dunia.(AP/RU-RTR Russian Television) 

SERAMBINEWS.COM, MOSKWA - Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bersiap membangun insfrastruktur untuk menempatkan rudal balistik hipersoniknya, Avangard.

Diwartakan TASS Kamis (19/7/2018), rudal tersebut bakal dipasang di unit Pasukan Rudal Strategis Dombarovsky.

Dalam keterangan resminya, Kemenhan Rusia menjelaskan mereka sudah melakukan persiapan untuk instalasi Avangard.

Baca: Perahu Wisata Tenggelam di Missouri, 11 Orang Tewas dan 6 Lagi Belum Ditemukan

Baca: Demi Jabatan Komisaris Angkasa Pura I, Ngabalin Pilih Mundur dari Kepengurusan dan Bacaleg Golkar

 "Tim insinyur kami telah melakukan survei serta pemetaan, dan telah memilih lokasi penempatan rudal," jelas kemenhan.

Langkah selanjutnya selain membangun baru, kemenhan juga bakal merekonstruksi fasilitas lama di kawasan tersebut.

Jalur logistik sudah dimodernisasi. Kabel komunikasi, listrik, hingga kabel komando telah dipasang yang baru.

"Kami sudah menggelar pelatihan bagi personel dan mempersiapkan persenjataan, serta perangkat khusus," lanjut kemenhan.

Baca: 13 Jenis Ular Piton di Indonesia, Sanca Darah Hitam Paling Diincar Pedagang Kulit Hewan

Baca: Bocah Enam Tahun Disetubuhi Ayahnya, Begini Reaksi Ibu Korban

Selain itu, Avangard juga telah disempurnakan dengan teknologi yang baru, yakni sistem jelajah pada hulu ledaknya.

"Industri pertahanan telah menyempurnakan Avangard sehingga saat ini proses yang tersisa adalah memproduksi massal," ulas kemenhan.

Rudal dengan 10 kali kecepatan suara tersebut diklaim bisa menghantam target manapun hanya dalam waktu 1,5 jam, dan mampu bermanuver dalam kecepatan tertinggi.

Baca: Sempat Kabur ke Sumatera Utara, Polisi Berhasil Ringkus Pembunuh Siswa SMAN 2 Langsa

Baca: Belasan Pemilik Rumah yang Rusak Akibat Angin Kencang di Abdya Terima Bantuan

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved