Bacaleg DPRK Banda Aceh Berjumlah 459 Orang

Selain bervariasinya jumlah kuota bacaleg, lanjut Indra, ada juga partai yang tidak memiliki bacaleg di beberapa dapil.

BACALEG DPRK dari PBB Banda Aceh, Hamdanil (penyandang tuna netra) mengikuti tes baca Alquran menggunakan Alquran Braille di Kantor KIP Banda Aceh, Selasa (17/7). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Semua partai politik (parpol) di Banda Aceh telah mengajukan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat sejak 4-17 Juli lalu, kecuali Partai Garuda.

Dari semua parpol peserta Pemilu 2019 terdapat 459 bacaleg yang diterima KIP.

Ketua KIP Banda Aceh, Indra Milwaldy kepada Serambinews.com, Sabtu (21/7/2018) menyatakan semua nama bacaleg yang diajukan parpol telah diverifikasi untuk menyesuaikan data dari hard copy dengan data yang telah diupload ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Baca: Partai Berkarya Aceh Paling Sedikit Ajukan Bacaleg DPRA, Gangguan Jaringan Silon Jadi Penyebab Utama

“Verifikasinya baru saja selesai,” katanya.   

Masing-masing parpol mengajukan bacaleg dengan jumlah bervariasi. Indra juga mengatakan tidak semua partai mengajukan bacaleg dengan kuota 100 persen untuk partai nasional dan 120 persen untuk partai lokal di setiap daerah pemilihan (dapil) serta tidak terpenuhinya 30 persen keterwakilan perempuan.

Adapun ke partai yang telah mengajukan bacalegnya adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengajukan 7 orang, partai Gerindra 29 orang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 16 orang, Partai Golkar 30 orang, Partai NasDem 30 orang, dan Partai Berkarya 23 orang.

Selain itu, Partai Keadilan Sejahteraan (PKS) 30 orang, dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 22 orang, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 30 orang, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 10 orang, Partai Amanat Nasional (PAN) 30 orang, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 30 orang, dan Partai Demokrat 30 orang.

Baca: Ini Hasil Temuan KIP Aceh Utara Terkait Verifikasi Berkas Bacaleg

Selanjutnya, Partai Aceh 34 orang, Partai SIRA 9 orang, Partai Daerah Aceh (PDA) 31 orang, Partai Nanggroe Aceh (PNA) 35 orang, Partai Bulan Bintang (PBB) 24 orang, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 9 orang.

Dari 20 parpol hanya Partai Garuda yang tidak mengajukan bacaleg.  

Jika dilihat total bacaleg yang diajukan, hanya tujuh partai nasional yang mengajukan dengan kuota 100 persen yaitu partai Golkar, Partai Nasdem, PKS, PPP, PAN, Partai Hanura, dan Partai Demokrat. Sementara partai lokal hanya PNA yang memenuhi kuota 120 persen.

Selain bervariasinya jumlah kuota bacaleg, lanjut Indra, ada juga partai yang tidak memiliki bacaleg di beberapa dapil.

Dari lima dapil di Banda Aceh, PKB, Partai Berkarya, dan PBB hanya mengajukan bacaleg untuk 4 dapil. Sedangkan, PSI, SIRA hanya untuk 3 dapil, dan PKPI hanya untuk 2 dapil.

“Tidak terpenuhinya semua dapil kemungkinan besar partai tersebut kekurangan kader yang dianggap mampu berkontestasi. Tapi kelihatannya partai-partai yang punya tradisi memperoleh kursi dewan, relatif lebih banyak yang mengajukan bacaleg penuh di semua dapil,” kata Indra. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved