Breaking News:

Di Subulussalam, Kader PSI Mendaftar Bacaleg di Dua Partai Berbeda

Arman mengatakan, masalah bacaleg mendaftar di dua partai ini terjadi di daerah pemilihan (dapil) 1 Kecamatan Simpang Kiri

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
serambinews.com
KIP Subulussalam 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Tim verifikasi Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam menemukan satu nama bakal calon legislatif (Bacaleg) setempat yang tercantum di dua partai politik berbeda.

"Memang ada satu nama bacaleg yang tercantum di dua partai berbeda, namanya sama partainya beda," kata Arman Bako, Divisi Teknis KIP Kota Subulussalam, kepada Serambinews.com, Minggu (22/7/2018).

Arman mengatakan, masalah bacaleg mendaftar di dua partai ini terjadi di daerah pemilihan (dapil) 1 Kecamatan Simpang Kiri.

Baca: Dari 1.338 Bacaleg DPRA, 114 Orang Gugur di Tahap Tes Baca Alquran

Nama terkait mendaftar jadi caleg melalui Partai Persatuan Indonesia (Perindo) nomor urut 5.

Namun, nama yang sama juga mendaftar melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI) nomor urut 2.

Mengenai bacaleg yang namanya tercantum di dua partai berbeda ini pun disampaikan kepada pimpinan parpol masing-masing.

Hasilnya kata Arman, sang bacaleg memilih tetap maju melalui PSI serta mengundurkan diri dari Perindo.

Baca: Ikut Tes Baca Alquran, Darwati Mengaku Sedikit Gugup

Arman mengatakan jika masalah bacaleg yang tercantum maju di dua partai berbeda bisa diperbaiki dengan cara memilih salah satu parpol tersebut.

Masa perbaikan ini masih berlangsung hingga Selasa (31/7/2018) pekan depan.

Selain yang mendaftar dua partai berbeda, KIP juga masih menemukan sejumlah bacaleg yang belum melengkapi persyaratan seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKC) surat keterangan dari pengadilan bebas pidana serta persyaratan lainnya.

Baca: Kalah Pilkada, Empat Mantan Cawalkot/Cawawalkot Subulussalam Daftar Caleg

Ketua PSI Kota Subulussalam, Alqudri membenarkan adanya kader partainya yang juga tercantum dalam pengajuan bacaleg partai lain.

Namun, kata Alqudri, sang kader yang kini maju menjadi bacaleg telah menetapkan pilihannya di PSI.

"Memang ada nama yang sama mendaftar di PSI dan Perindo tapi dia sudah memilih PSI dan mundur dari Perindo," terang Alqudri seraya memperlihatkan surat pengunduran diri terkait(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved